Asal Usul Nama Kebagusan dan Kisah Tragis Wanita Cantik Nyai Tubagus Latak Lanang

Kamis, 03 Februari 2022 - 06:01 WIB
loading...
A A A
Asal Usul Nama Kebagusan dan Kisah Tragis Wanita Cantik Nyai Tubagus Latak Lanang

Peta jalur kereta api yang membelah wilayah Kebagusan dan Tanjung Barat tahun 1901.

Nama Kampong Kebagoesan saat itu tidak hanya di land Tandjoeng West (Residentie Batavia), tetapi juga ditemukan di tempat lain, seperti Bengkulu (diberitakan 1859), Tegal (1863), Lampung (1898), dan Sumatera Timur (1915).

Kebagusan berasal dari kata ‘bagus’. Penggunaan kata ‘bagus’ sudah umum dan banyak digunakan sejak tempo doeloe (bersifat generik). Kata ‘bagus’ berasal dari bahasa Melayu, bahasa yang sudah digunakan dalam perdagangan sejak tempo doeloe (lingua franca).

Penggunaan kata ‘bagus’ juga pada nama gelar, yaitu Ratoe Bagoes (mereduksi menjadi Tubagus). Nama Kampong Kebagoesan tentu saja tidak otomatis berasal dari nama gelar Ratoe Bagoes. Sebab nama Kampong Kebagusan tidak hanya ditemukan di tanah partikelir (land) Tandjong West.

Dalam hal ini, pada tempo dulu Kebagusan diartikan sebagai ‘kebaikan’, seperti misalnya ditemukan dalam surat kabar ‘semoga permainan baroe ini penoeh kebagoesan’ (1880); ‘boeroe-boeroe datang liat ini kebagoesan, sebab ini’ (1881); ‘demi kebagoesan sarekat Islam, kita’ (1932); dan sebagainya. Singkat kata: tempo doeloe ‘bagoes’ adalah ‘baik’ dan ‘kebagoesan’ adalah ‘kebaikan’.

Asal Usul Nama Kebagusan dan Kisah Tragis Wanita Cantik Nyai Tubagus Latak Lanang

Peta wilayah Kebagusan dan daerah sekitar tahun 1914.

Dengan kata lain, ‘bagoes’ dan ‘kebagoesan’ dihubungkan dengan sifat atau harapan. Akan tetapi makna pada masa kini ‘bagus’ dan ‘kebagusan’ cenderung dihubungkan dengan penilaian terhadap suatu objek, terutama barang/jasa). Dengan demikian, Ratoe Bagoes adalah gelar untuk menunjukkan Raja yang baik, bukan raja yang ganteng.

Dalam versi lain, banyak riwayat menyebutkan bahwa asal-usul Kebagusan berasal dari nama seorang perempuan asal Banten, yakni Nyai Ratih Nursiyah binti Habib Husin bin Abu Bakar alias Nyai Bagus Lantak Lanang, atau biasa disebut Ibu Bagus.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Asal-Usul dan Kisah...
Asal-Usul dan Kisah Puasa Tarwiyah-Arafah
Navaswara Angkat Legenda...
Navaswara Angkat Legenda Banten Lewat Festival Storytelling Suara Nusantara 2026
Kenapa Dinamakan Bulan...
Kenapa Dinamakan Bulan Zulkaidah? Ini Sejarah dan Asal-usul Lengkapnya
Rekomendasi
Pengaruh Wali Kota Muslim...
Pengaruh Wali Kota Muslim New York Ini Makin Kuat, Siapa yang Didukungnya Menang!
Gandeng Mitra Global,...
Gandeng Mitra Global, PT WCS Dorong Ekosistem Pertanian Berbasis Digital
Perburuan Sepatu Emas...
Perburuan Sepatu Emas Piala Dunia 2026: Messi Dihantui Haaland dan Mbappe!
Berita Terkini
Jaga Masa Depan, Pureco...
Jaga Masa Depan, Pureco dan LindungiHutan Tanam 300 Mangrove di Wonorejo
Momen Riuh di Gorontalo,...
Momen Riuh di Gorontalo, Massa Kompak Teriakkan Nama Seskab Teddy di Depan Presiden Prabowo
Mantan Kapolres Bima...
Mantan Kapolres Bima Terima Dana dari Bandar Narkoba, Pengacara: Tuduhan Mengada-ada
DPC Rampung di 9 Kecamatan,...
DPC Rampung di 9 Kecamatan, Partai Perindo Tubaba Tancap Gas Bentuk DPRt
Digugat Roy Suryo soal...
Digugat Roy Suryo soal Penggeledahan, Polda Metro Jaya Siap Hadir
BNPP Perkuat Pengawasan...
BNPP Perkuat Pengawasan Perbatasan RI-Timor Leste via Survei Pengendalian Jalur Tak Resmi di Belu
Infografis
5 Buah Rendah Gula yang...
5 Buah Rendah Gula yang Aman untuk Diet, Tetap Manis dan Menyegarkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved