Mencekam! Tabrak 3 Orang, Sopir Mobil Dihadang dan Dihajar Warga di Tasikmalaya
Selasa, 01 Februari 2022 - 17:13 WIB
loading...
Sebuah mobil yang melaju dengan kecepetan tinggi, manabrak tiga orang pengendara sepeda motor di Jalan Oto Iskandar Dinata Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, Selasa (1/2/2022). Foto/iNews TV/Asep Juhariyono
A
A
A
TASIKMALAYA - Suasana Jalan Oto Iskandar Dinata Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, mencekam usai terjadi aksi tabrak lari, Selasa (1/2/2022). Tabrak lari tersebut, membuat sebuah motor dengan nomor polisi Z 4809 WD yang dikendarai seorang ibu dan dua anaknya, mengalami rusak parah.
Baca juga: Tabrak Fly Over, Atap Bus Sipirok Nauli Terlepas dan 17 Penumpang Terluka
Warga yang melihat kejadian tersebut, langsung berupaya menghadap mobil yang melakukan tabrak lari, dan menangkap serta menghajar sopir mobil tersebut. Beruntung, aksi massa itu berhasil diredam aparat kepolisian.
Sopir mobil yang diketahui bernama Ardiyasa (25) warga Brebes, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah tersebut, akhirnya dibawa ke Polres Tasikmalaya Kota, setelah sempat dihajar massa karena berusaha kabur setelah menabrak pengendara motor.
Baca juga: 12 Jenazah Kerusuhan Maut Sorong Belum Teridentifikasi, Keluarga Korban Datangi RSUD Selebe Solu
Menurut Ardiyasa, dirinya berangkat bersama rombongan dari salah satu hotel menuju lokasi pernikahan saudaranya, namun di tengah jalan ban mobil gembos, dan dirinya ditinggalkan untuk mengurus mobilnya.
Saat di berada di persimpangan jalan, sempat beberapa kali berhenti dan mesin mobil mati, sehingga saat polisi mendekatinya, Ardiyasa justru menginjak gas, karena panik dan menabrak pengendara motor.
"Saya biasanya mengendarai mobil jenis matic, jadi saat mengemudikan mobil manual saya tidak lancar, sehingga saat polisi datang jadi grogi dan takut karena belum memiliki SIM," tuturnya.
Baca juga: Gianyar Gempar! Wanita Asal Amerika Ditemukan Tewas Tergantung di Vila
Kejadian tabrakan ini bermula saat mobil dengan nomor polisi R 9412 ES berada di lampu merah dari arah Jalan Dokter Soekardjo, namun saat lampu sudah hijau pengendara mobil tidak maju meski mobil yang di belakangnya sudah antri dan membunyikan klakson.
Melihat kondisi itu, seorang anggota polisi yang sedang bertugas berusaha mendekati mobil. Saat didekati, mobil tersebut justru melaju dengan kecepatan tinggi ke arah Jalan Oto Iskandar Dinata, dan akhirnya menabrak motor yang dikendarai seorang ibu dan dua anaknya.
Pengendara motor mengalami patah pada kakinya, sementara dua anaknya mengalami sejumlah luka pada bagian tubuh dan kepalanya, sehingga langsung dilarikan ke IGD Rumah Sakit Jasa Kartini, untuk mendapatkan penanganan medis.
Baca juga: Gereja Tua di Tomohon Resmi Jadi Situs Cagar Budaya Nasional
Menurut salah seorang saksi mata, Ade Ruspendi (60), mobil dengan kecepatan tinggi datang dan langsung menabrak pengendara motor hingga kakinya patah, dan dua orang anaknya. "Pelaku akan kabur, kami langung menghadangnya, dan kemudian warga yang kesal langsung menghajar pengendara mobil yang berusaha kabur setelah menabrak korban," terangnya.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Tasikmalaya Kota, Ipda Zezen Zaenal Mutaqin mengatakan, kecelakaan tersebut terjadi karena kendaraan roda empat hilang kendali dan menabrak sebuah motor.
"Menurut keterangan sementara, pelaku tidak biasa mengendarai mobil manual karena biasa naik mobil matic, sehingga saat berada di lampu merah pengendara mobil grogi dan salah menancap gas. Pengendara mobil tidak memiliki SIM, dan korban masih menjalani perawatan di rumah sakit," pungkasnya.
Baca juga: Tabrak Fly Over, Atap Bus Sipirok Nauli Terlepas dan 17 Penumpang Terluka
Warga yang melihat kejadian tersebut, langsung berupaya menghadap mobil yang melakukan tabrak lari, dan menangkap serta menghajar sopir mobil tersebut. Beruntung, aksi massa itu berhasil diredam aparat kepolisian.
Sopir mobil yang diketahui bernama Ardiyasa (25) warga Brebes, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah tersebut, akhirnya dibawa ke Polres Tasikmalaya Kota, setelah sempat dihajar massa karena berusaha kabur setelah menabrak pengendara motor.
Baca juga: 12 Jenazah Kerusuhan Maut Sorong Belum Teridentifikasi, Keluarga Korban Datangi RSUD Selebe Solu
Menurut Ardiyasa, dirinya berangkat bersama rombongan dari salah satu hotel menuju lokasi pernikahan saudaranya, namun di tengah jalan ban mobil gembos, dan dirinya ditinggalkan untuk mengurus mobilnya.
Saat di berada di persimpangan jalan, sempat beberapa kali berhenti dan mesin mobil mati, sehingga saat polisi mendekatinya, Ardiyasa justru menginjak gas, karena panik dan menabrak pengendara motor.
"Saya biasanya mengendarai mobil jenis matic, jadi saat mengemudikan mobil manual saya tidak lancar, sehingga saat polisi datang jadi grogi dan takut karena belum memiliki SIM," tuturnya.
Baca juga: Gianyar Gempar! Wanita Asal Amerika Ditemukan Tewas Tergantung di Vila
Kejadian tabrakan ini bermula saat mobil dengan nomor polisi R 9412 ES berada di lampu merah dari arah Jalan Dokter Soekardjo, namun saat lampu sudah hijau pengendara mobil tidak maju meski mobil yang di belakangnya sudah antri dan membunyikan klakson.
Melihat kondisi itu, seorang anggota polisi yang sedang bertugas berusaha mendekati mobil. Saat didekati, mobil tersebut justru melaju dengan kecepatan tinggi ke arah Jalan Oto Iskandar Dinata, dan akhirnya menabrak motor yang dikendarai seorang ibu dan dua anaknya.
Pengendara motor mengalami patah pada kakinya, sementara dua anaknya mengalami sejumlah luka pada bagian tubuh dan kepalanya, sehingga langsung dilarikan ke IGD Rumah Sakit Jasa Kartini, untuk mendapatkan penanganan medis.
Baca juga: Gereja Tua di Tomohon Resmi Jadi Situs Cagar Budaya Nasional
Menurut salah seorang saksi mata, Ade Ruspendi (60), mobil dengan kecepatan tinggi datang dan langsung menabrak pengendara motor hingga kakinya patah, dan dua orang anaknya. "Pelaku akan kabur, kami langung menghadangnya, dan kemudian warga yang kesal langsung menghajar pengendara mobil yang berusaha kabur setelah menabrak korban," terangnya.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Tasikmalaya Kota, Ipda Zezen Zaenal Mutaqin mengatakan, kecelakaan tersebut terjadi karena kendaraan roda empat hilang kendali dan menabrak sebuah motor.
"Menurut keterangan sementara, pelaku tidak biasa mengendarai mobil manual karena biasa naik mobil matic, sehingga saat berada di lampu merah pengendara mobil grogi dan salah menancap gas. Pengendara mobil tidak memiliki SIM, dan korban masih menjalani perawatan di rumah sakit," pungkasnya.
(eyt)
Lihat Juga :