Jelang Pembukaan 80 Mal di Jakarta, APPBI Beri Jaminan Protokol Kesehatan Telah Disiapkan
Jum'at, 12 Juni 2020 - 11:21 WIB
loading...
A
A
A
Soal kapasitas pengunjung yang dibatasi, Ellen menjamin bahwa setiap pusat perbelanjaan memiliki segmentasi yang berbeda, sehingga hal ini tidak diatur oleh asosiasi.
"Namun asosiasi sudah memberikan arahan-arahan yang harus dilakukan. Jadi seperti kami sudah melakukan QR barcode, dimana hal ini untuk meyakinkan pengunjung bahwa mal layak untuk didatangi," jelasnya. (Baca juga: 'New Normal' Bikin Penanganan Corona Tidak Normal)
![Jelang Pembukaan 80 Mal di Jakarta, APPBI Beri Jaminan Protokol Kesehatan Telah Disiapkan]()
Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan, saat meninjau persiapan Mal Emporium Pluit pada Kamis kemarin sudah mengingatkan bahwa setiap pengelola pusat perbelanjaan wajib mengikuti protokol kesehatan yang ada.
Apabila nantinya ditemukan pelanggaran, maka pemerintah tidak segan memberikan sanksi tegas. "Kami akan mengawasi para pengelola. Apabila ambang batas jumlah pengunjung terlewati akan ditegur. Dua kali tetap dilanggar maka akan ditutup sementara," pungkasnya.
"Namun asosiasi sudah memberikan arahan-arahan yang harus dilakukan. Jadi seperti kami sudah melakukan QR barcode, dimana hal ini untuk meyakinkan pengunjung bahwa mal layak untuk didatangi," jelasnya. (Baca juga: 'New Normal' Bikin Penanganan Corona Tidak Normal)

Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan, saat meninjau persiapan Mal Emporium Pluit pada Kamis kemarin sudah mengingatkan bahwa setiap pengelola pusat perbelanjaan wajib mengikuti protokol kesehatan yang ada.
Apabila nantinya ditemukan pelanggaran, maka pemerintah tidak segan memberikan sanksi tegas. "Kami akan mengawasi para pengelola. Apabila ambang batas jumlah pengunjung terlewati akan ditegur. Dua kali tetap dilanggar maka akan ditutup sementara," pungkasnya.
(thm)
Lihat Juga :