Imbas Pandemi di Tahun 2021, Warga Miskin di Cimahi Capai 32.480 Jiwa
Selasa, 01 Februari 2022 - 04:59 WIB
loading...
Angka penduduk miskin di Kota Cimahi terus mengalami peningkatan dalam dua tahun terakhir. Foto ilustrasi SINDOnews
A
A
A
CIMAHI - Angka penduduk miskin di Kota Cimahi terus mengalami peningkatan dalam dua tahun terakhir. Kondisi itu terutama terjadi selama pandemi COVID-19 dimana banyak warga yang terdampak secara ekonomi.
Mengacu kepada data Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Cimahi, tahun 2020 angka penduduk miskin di Kota Cimahi sebesar 31,64 persen. Jumlah tersebut naik menjadi 32,48 persen atau 32.480 jiwa pada tahun 2021. Baca juga:
Covid-19 Mengganas, Ridwan Kamil Izinkan Kota Bogor Setop PTM
"Pandemi COVID-19 jadi salah satu faktor penduduk miskin di Kota Cimahi mengalami kenaikan," kata Koordinator Fungsi Statistik Sosial BPS Kota Cimahi, Windi Pramudyawardani, Senin (31/1/2022).
Menurutnya, data angka kemiskinan di Kota Cimahi itu didapat berdasarkan hasil survei yang dilakukan pihaknya selama satu bulan penuh. Survei itu dilakukan pada bulan Maret 2021, selama satu bulan."Walaupun kenaikan jumlahnya di 2021 lebih lambat daripada di 2020 yang naik drastis. Tapi tetap ada kenaikan karena dampak COVID-19 masih terasa," sambungnya.
Mengacu kepada data Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Cimahi, tahun 2020 angka penduduk miskin di Kota Cimahi sebesar 31,64 persen. Jumlah tersebut naik menjadi 32,48 persen atau 32.480 jiwa pada tahun 2021. Baca juga:
Covid-19 Mengganas, Ridwan Kamil Izinkan Kota Bogor Setop PTM
"Pandemi COVID-19 jadi salah satu faktor penduduk miskin di Kota Cimahi mengalami kenaikan," kata Koordinator Fungsi Statistik Sosial BPS Kota Cimahi, Windi Pramudyawardani, Senin (31/1/2022).
Menurutnya, data angka kemiskinan di Kota Cimahi itu didapat berdasarkan hasil survei yang dilakukan pihaknya selama satu bulan penuh. Survei itu dilakukan pada bulan Maret 2021, selama satu bulan."Walaupun kenaikan jumlahnya di 2021 lebih lambat daripada di 2020 yang naik drastis. Tapi tetap ada kenaikan karena dampak COVID-19 masih terasa," sambungnya.
Lihat Juga :