Segera Jalani Operasi Pemisahan, Begini Penampakan Bayi Kembar Siam Inaya dan Anaya
Sabtu, 29 Januari 2022 - 19:19 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Sok Jagoan Tunggangi Patung Maung Lodaya, Anggota Ormas GMBI Terancam 9 Tahun Penjara
Tiba di Surabaya, lanjutnya, Inaya dan Anaya dijadwalkan akan langsung menjalani pemeriksaan kesehatan di RSUD dr. Soetomo sebelum menjalani operasi. Ada 35 dokter spesialis dari RSUD dr. Soetomo yang ditugaskan dalam operasi pemisahan ini. "Semua biaya operasi anak kita ini, sekitar Rp1 miliar ditanggung Pemda," tegas Sukiman.
Adapun donasi yang dikumpulkan masyarakat melalui lembaga sosial, kata Sukiman, penggunaannya akan diarahkan untuk masa depan Inaya dan Anaya. Baik untuk biaya perawatan pasca operasi, maupun biaya pendidikan mereka. "Informasi ada sekitar Rp300 juta donasi yang sudah dihimpun, tapi di mana dana sekarang ya tolong dikoordinasi. Jika ada, kita gunakan untuk masa depan anak kita ini," ucapnya.
![Segera Jalani Operasi Pemisahan, Begini Penampakan Bayi Kembar Siam Inaya dan Anaya]()
Dia mengakui operasi pemisahan Inaya dan Anaya sempat beberapa kali tertunda, akibat pandemi COVID-19. Beberapa kali dikoordinasi ke RSUD dr Soetomo, tapi dokternya masih sibuk mengurus pasien COVID-19. "Jika tidak ada pandemi, dua tahun yang lalu anak kita sebetulnya sudah bisa dioperasi," ujarnya.
Tiba di Surabaya, lanjutnya, Inaya dan Anaya dijadwalkan akan langsung menjalani pemeriksaan kesehatan di RSUD dr. Soetomo sebelum menjalani operasi. Ada 35 dokter spesialis dari RSUD dr. Soetomo yang ditugaskan dalam operasi pemisahan ini. "Semua biaya operasi anak kita ini, sekitar Rp1 miliar ditanggung Pemda," tegas Sukiman.
Adapun donasi yang dikumpulkan masyarakat melalui lembaga sosial, kata Sukiman, penggunaannya akan diarahkan untuk masa depan Inaya dan Anaya. Baik untuk biaya perawatan pasca operasi, maupun biaya pendidikan mereka. "Informasi ada sekitar Rp300 juta donasi yang sudah dihimpun, tapi di mana dana sekarang ya tolong dikoordinasi. Jika ada, kita gunakan untuk masa depan anak kita ini," ucapnya.

Dia mengakui operasi pemisahan Inaya dan Anaya sempat beberapa kali tertunda, akibat pandemi COVID-19. Beberapa kali dikoordinasi ke RSUD dr Soetomo, tapi dokternya masih sibuk mengurus pasien COVID-19. "Jika tidak ada pandemi, dua tahun yang lalu anak kita sebetulnya sudah bisa dioperasi," ujarnya.
Lihat Juga :