3 Prajuritnya Gugur Ditembak KKB, Panglima TNI Jenderal Andika Sebut Sudah Kantongi Nama Pelaku
Jum'at, 28 Januari 2022 - 19:11 WIB
loading...
Panglima TNI, Jenderal TNI Andika Perkasa menggelar rapat tertutup bersama para pejabat satuan TNI, usai gugurnya tiga prajurit TNI di Distrik Gome, Kabupaten Puncak, Papua. Foto/Dok.SINDOnews
A
A
A
JAYAPURA - Tiga prajurit TNI yang tergabung dalam Satgas Pamtas Yonif Raider 408/SBH, gugur akibat serangan brutal Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Distrik Gome, Kabupaten Puncak, Papua. Panglima TNI Jenderal TNI Andika Perkasa langsung menggelar rapat tertutup di Papua.
Baca juga: 3 Jenazah Prajurit Raider Disemayamkan di Mako Yonif 754, Panglima TNI Jenderal Andika Dijadwalkan Melayat
Usai menggelar rapat tertutup, Panglima TNI mengatakan, pihaknya telah mengantongi nama-nama sejumlah oknum yang diduga kuat pelaku penyerangan brutal, yang mengakibatkan gugurnya tiga prajurit TNI.
Panglima TNI dengan tegas mengatakan, prajurit TNI akan melakukan pengejaran terhadap oknum-oknum yang dimaksud, untuk mempertanggung-jawabkan perbuatannya, karena perbuatan oknum tersebut sudah di luar batas.
Baca juga: Viral! Bule Cantik Australia Dinikahi Pria Sidoarjo
"TNI telah mempelajari, berdasarkan penjelasan-penjelasan dari beberapa individu yang bertugas di Kabupaten Puncak, dan dari jajaran Kodam XVII/Cenderawasih terkait penyerangan prajurit TNI yang terjadi di wilayah itu," tegasnya.
Baca juga: 3 Jenazah Prajurit Raider Disemayamkan di Mako Yonif 754, Panglima TNI Jenderal Andika Dijadwalkan Melayat
Usai menggelar rapat tertutup, Panglima TNI mengatakan, pihaknya telah mengantongi nama-nama sejumlah oknum yang diduga kuat pelaku penyerangan brutal, yang mengakibatkan gugurnya tiga prajurit TNI.
Panglima TNI dengan tegas mengatakan, prajurit TNI akan melakukan pengejaran terhadap oknum-oknum yang dimaksud, untuk mempertanggung-jawabkan perbuatannya, karena perbuatan oknum tersebut sudah di luar batas.
Baca juga: Viral! Bule Cantik Australia Dinikahi Pria Sidoarjo
"TNI telah mempelajari, berdasarkan penjelasan-penjelasan dari beberapa individu yang bertugas di Kabupaten Puncak, dan dari jajaran Kodam XVII/Cenderawasih terkait penyerangan prajurit TNI yang terjadi di wilayah itu," tegasnya.
(eyt)
Lihat Juga :