Demo di Depan Mal Tangsel, Ibu Penjual Cilok Ingin Memperjuangkan Haknya

Kamis, 27 Januari 2022 - 19:08 WIB
loading...
Demo di Depan Mal Tangsel,...
Seorang ibu penjual cilok, Yatmi (57), didampingi puluhan massa menggelar aksi demo di depan Mal Bintaro X-Change, Pondok Jaya, Pondok Aren, Tangsel. Foto: MPI/Hambali
A A A
TANGERANG SELATAN - Seorang ibu penjual cilok, Yatmi (57), didampingi puluhan pendemo di depan Mal Bintaro X-Change, Pondok Jaya, Pondok Aren, Tangerang Selatan ( Tangsel ), Kamis (27/01/22).

Ibu Yatmi mendesak agar pengembang mengembalikan lahan seluas 11.320 meter yang dijadikan bangunan mal dan akses jalan di depannya. Menurut dia, lahan itu milik orang tuanya Almarhum Alin Bin Embing. Baca juga: Tersentuh, Erick Thohir Ulurkan Tangan Bantu Keluarga Penjual Cilok di Bandung

"Ini tanah punya almarhum bapak saya. Saya perjuangin dari dulu waktu tanah ini dibangun mal tahun 2013," tuturnya di lokasi.

Massa pedemo membawa beberapa plang yang menyatakan bahwa lahan itu tercatat dalam leter C428 milik almarhum Alin Bin Embing. Dalam aksi, seorang pedemo sempat terpancing emosi lalu meluapkan kata-kata kekesalan ke arah mal.

Yatmi sendiri tinggal bersama suami dan keluarganya di bilangan Kampung Sawah, Ciputat. Kesehariannya, dia berjualan cilok dan minuman di depan Puskesmas. Hari ini, Yatmi terpaksa meluangkan waktu guna memerjuangkan hak warisannya.

"Hari ini enggak dagang dulu, karena saya mau memperjuangkan hak saya," ujarnya.

Lahan milik ahli waris almarhum Alin Bin Embing sendiri diklaim luas lahannya sekitar 5 hektare. Sebagian di antaranya dipakai untuk pembangunan mal dan akses jalan. Bukti kepemilikan itu diperkuat oleh beberapa dokumen yang dimiliki.

"Yang pasti bahwa tanah ini adalah masih murni milik Yatmi. Dari semua proses administrasi, dari BPN baik Kanwil sampai terakhir ditangani oleh Irjen Depdagri sudah ditangani dengan baik," kata Harun, kuasa hukum Yatmi.

Dilanjutkan dia, perjuangan untuk merebut lahan Yatmi telah berlangsung cukup lama, namun mediasi tak kunjung membuahkan hasil. Pihak ahli waris sendiri tak menempuh jalur hukum lantaran lahan tersebut tercatat jelas kepemilikannya, dan bukan lahan sengketa.

"Yang pasti ini tidak ada sengketa, belum tidak ada ke pengadilan. Karena tanah ini masih murni, dan tidak masuk ke dalam HGB PT Jaya Real Property. Jadi yang pasti bahwa kami tidak akan melakukan upaya hukum, karena memang tanah ini murni milik ahli waris (Yatmi)," katanya.

Pihak kepolisian dibantu Satpol PP mengawal ketat aksi Yatmi dan puluhan massa ibu-ibu lainnya. Mereka membubarkan diri beberapa jam kemudian dengan tertib tanpa gesekan dengan pihak keamanan mal.



Sementara dikonfirmasi terpisah, kuasa hukum mal Bintaro Xchange, Firman, menjelaskan, pihaknya memiliki legalitas kepemilikan yang sah berupa sertifikat Hak Guna Bangunan (HGB). Dengan begitu, dia memersilakan kepada pihak pedemo menempuh jalur hukum.

"Kita kan berada di negara hukum, artinya orang menyampaikan aspirasi, orang berdemokrasi sah-sah saja. Mereka menyampaikan bahwa mereka memiliki dasar kepemilikan yang sah dan jelas, silakan. Kami juga memiliki dasar kepemilikan yang jelas yaitu sertifikat HGB," jelasnya.

Dia mengaku, kliennya mempunyai semua alat bukti kepemilikan. Bahkan, dia mempersilakan pihak-pihak yang keberatan melakukan gugatan. Baca juga: Sangar Bawa Golok Begal Pemotor, Tukang Cilok Nangis Ditembak Polisi

"Kami memiliki surat-surat yang jelas, IMB ada, segala macam aspek yang diperlukan pada saat membangun kami ada. Artinya bagi pihak-pihak yang merasa keberatan dengan kepemilikan kami, kami persilakan mengajukan gugatan ke pengadilan. Kami akan menghadapi sampai di mana kami hadapi. Karena ini negara hukum kita berproses di ranah hukum saja," tandasnya.
(mhd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Garda Prabowo: Penyampaian...
Garda Prabowo: Penyampaian Mahasiswa dalam Aksi Demonstrasi Kurang Beradab
Di Hadapan Pimpinan...
Di Hadapan Pimpinan DPR, Mahasiswa Minta Pemerintah Tak Mainkan Isu Perut Rakyat
KPK Panggil Kepala Satpol...
KPK Panggil Kepala Satpol PP Cilacap terkait Kasus Pemerasan Bupati Syamsul Aulia Rachman
Rekomendasi
Martinez: Bandingkan...
Martinez: Bandingkan Ronaldo dengan Messi Itu Kekanak-kanakan
Hina Bosnia, Reporter...
Hina Bosnia, Reporter TV AS Akhirnya Minta Maaf
Harga Minyak Kembali...
Harga Minyak Kembali ke Level Sebelum Perang, Mengapa Bensin Tak Ikut Turun?
Berita Terkini
Bidik Suara Generasi...
Bidik Suara Generasi Muda, DPD Partai Perindo TTS Genjot Rekrutmen Kader hingga Akar Rumput
BMKG: Waspada Gelombang...
BMKG: Waspada Gelombang Tinggi 4 Meter hingga 2 Juli 2026
NTB Krisis Air Bersih...
NTB Krisis Air Bersih Akibat Kemarau, 1.129 KK Terdampak
Unpad, UB, dan UT Bantu...
Unpad, UB, dan UT Bantu Pelaku UMK Terdampak Bencana di Sumut lewat Program PMKI 2026
Lubang Proyek di Tebet...
Lubang Proyek di Tebet Makan Korban, Bocah 4 Tahun Meninggal
Soroti Kematian Dokter...
Soroti Kematian Dokter Icha, DPR Minta Kemenkes dan Polisi Usut Tuntas
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved