2 Jamaah Umrah Positif Covid Ditolak Karantina di Wisma Atlet
Kamis, 27 Januari 2022 - 06:29 WIB
loading...
2 jamaah umrah positif covid ditolak karantina di Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat lantaran komorbid. Foto/Ilustrasi/Dok SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Dua jamaah umrah berinisial SM (59) dan MG (80) terkonfirmasi positif Covid-19 diduga ditolak karantina di RSDC Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat.Sebab, keduanya merupakan komorbid atau ada penyakit penyerta.
Koordinator Humas RSDC Wisma Atlet Kemayoran Kolonel Mintoro Sumego pun membantah bahwa pihaknya tidak menolak. Melainkan pasien SM (59) memiliki komorbid kanker payudara dan MG (80) memerlukan pendampingan.
”Bukan ditolak bahasanya. Tapi dia punya kanker payudara yakni SM sesuai arahan dari Kemenkes untuk yang punya penyakit lain dirawat di rumah sakit,” kata Mintoro, Rabu (26/1/2022). Baca juga: Kisah Pilu Jamaah Umrah: Positif Covid-19, Utang ke Tetangga untuk Biaya Karantina
Kemudian MG mempunyai Riwayat penyakit penyerta dan perlunya ada pendampingan. Karena, di Wisma Atlet tidak bisa ada pendamping karena banyak pasien.”Jadi bukan ditolak karena punya komorbid itu menjadi alasannya,” ujarnya.
Mintoro menyebut perihal pendampingan di Wisma Atlet tidak memungkinkan. Sebab, saat ini kasus Covid-19 sedang meningkat.”Lebih baik dirawat dirumah sakit yang pendampinganya bisa dilakukan perawat maupun dokter langsung,” ungkapnya.
Koordinator Humas RSDC Wisma Atlet Kemayoran Kolonel Mintoro Sumego pun membantah bahwa pihaknya tidak menolak. Melainkan pasien SM (59) memiliki komorbid kanker payudara dan MG (80) memerlukan pendampingan.
”Bukan ditolak bahasanya. Tapi dia punya kanker payudara yakni SM sesuai arahan dari Kemenkes untuk yang punya penyakit lain dirawat di rumah sakit,” kata Mintoro, Rabu (26/1/2022). Baca juga: Kisah Pilu Jamaah Umrah: Positif Covid-19, Utang ke Tetangga untuk Biaya Karantina
Kemudian MG mempunyai Riwayat penyakit penyerta dan perlunya ada pendampingan. Karena, di Wisma Atlet tidak bisa ada pendamping karena banyak pasien.”Jadi bukan ditolak karena punya komorbid itu menjadi alasannya,” ujarnya.
Mintoro menyebut perihal pendampingan di Wisma Atlet tidak memungkinkan. Sebab, saat ini kasus Covid-19 sedang meningkat.”Lebih baik dirawat dirumah sakit yang pendampinganya bisa dilakukan perawat maupun dokter langsung,” ungkapnya.
Lihat Juga :