alexametrics

Jalan penghubung Rowosari-Kalikayen rusak parah

loading...
Jalan penghubung Rowosari-Kalikayen rusak parah
Jalan penghubung Rowosari yang rusak. (Andik Sismanto/Koran Sindo)
A+ A-
Sindonews.com - Jalan Penghubung Rowosari, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang, dengan Desa Kalikayen, Kabupaten Semarang, kondisinya rusak parah. Warga berharap Pemerintah Daerah (Pemda) segera melakukan pembangunan untuk memperlancar transportasi kedua daerah itu.

Berdasarkan pantuan di lokasi, jalan tersebut merupakan akses warga Desa Kalikayen, Kabupaten Ungaran, menuju Kota Semarang, baik untuk bekerja maupun untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

Jalan yang memiliki panjang kurang lebih tiga kilometer itu, seluruhnya tidak beraspal. Yang ada hanya jalan tanah dan batu. Karena, hanya ada tanah dan batu mengakibatkan jalan berdebu dan menimpulkan polusi udara sehingga mengganggu pernafasan warga.



Bagi pengguna kendaraan terutama sepeda motor harus ekstra hati-hati saat melintas jika tidak ingin terjatuh.

Warga masyarakat sekitar mengaku, kondisi rusaknya jalan penghubung tersebut sudah terjadi sejak dua tahun terakhir dan belum pernah ada perbaikan.

"Sudah lama, seperti ini (rusak)," kata salah seorang warga RW 09 Rowosari, Zaenal (40), di Semarang, Senin (27/8/2012).

Menurutnya, warga sudah berkali-kali melaporkan kondisi rusaknya jalan tersebut, namun belum pernah mendapatkan tanggapan.

"Melalui kelurahan warga sudah mengeluhkan kondisi jalan ini, tapi sampai sekarang belum ada upaya perbaikan," imbuhnya.

Camat Tembalang Pravarta Sadman saat dikonfirmasi mengaku sudah mengusulkan pembangunan jalan tersebut melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang).

"Kita sudah mengusulkan untuk dibangun, tetapi apakah disetujui atau tidak kita belum tahu," katanya.

Dikonfirmasi secara terpisah, Kepala UPTD Bina Marga Kota Semarang Wilayah Selatan Trimardjoko mengaku, sudah mengusulkan untuk pembangunan jalan tersebut dan sudah disetujui. Menurut rencana, pembangunan akan dilaksanakan pada tahun 2013 berupa pengaspalan.

Hanya saja, pembangunan tidak bisa dilakukan secara keseluruhan, karena anggaran yang disetujui baru Rp500 juta.

"Awalnya kita usulkan hanya untuk tambal sulam, tetapi setelah kita lihat ternyata rusaknya terlalu parah jadi akan dibangun total," katanya.

Dia mengungkapkan, untuk membangun jalan penghubung tersebut secara keseluruhan, dibutuhkan anggaran mencapai Rp2,8 miliar.

"Untuk pembangunan tahun 2013 nanti hanya tahap awal, dan untuk sisanya akan kita usulkan pada tahun 2014," terangnya.
(mhd)
preload video
loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak