Mencekam! Tak Dilayani di Puskesmas, Puluhan Keluarga Korban Kecelakaan Mengamuk
Senin, 24 Januari 2022 - 02:49 WIB
loading...
A
A
A
Sayangnya petugas Puskesmas Tomoni juga menolak permintaan tersebut, serta menolak meminjamkan mobil ambulans untuk digunakan merujuk pasien. Salah satu perawat di Puskesmas Tomoni, Henny Rahmadani membantah telah menelantarkan pasien tersebut.
Dia mengaku sudah melakukan tindakan observasi, dan tidak menemukan gejala yang serius, sehingga dianggap pasien layak dipulangkan dan dirawat di rumah. "Kami juga tak berani mengeluarkan surat rujukan, karena belum mendapat persetujuan dokter Puskemas Tomoni," tuturnya.
Baca juga: Edy Muliyadi Tak Meminta Maaf, Kesultanan Kutai: Hukum Adat Lebih Jahat
Adik korban kecelakaan, Nurlela menyebutkan, saat ini pasien sudah mendapat pelayanan medis secara memadai di RSUD Ilagaligo Wotu. Kondisi pasien masih sangat lemah, dan belum bisa banyak bergerak.
Pihak keluarga pasien meminta Dinas Kesehatan Kabupaten Luwu Utara, mengevaluasi kinerja Puskesmas Tomoni, untuk menghindari kejadian serupa. "Kami meminta Bupati Luwu Timur, memecat kepala puskesmas dan dokter yang dianggap tidak sigap dalam menangani pasien," tegasnya.
Dia mengaku sudah melakukan tindakan observasi, dan tidak menemukan gejala yang serius, sehingga dianggap pasien layak dipulangkan dan dirawat di rumah. "Kami juga tak berani mengeluarkan surat rujukan, karena belum mendapat persetujuan dokter Puskemas Tomoni," tuturnya.
Baca juga: Edy Muliyadi Tak Meminta Maaf, Kesultanan Kutai: Hukum Adat Lebih Jahat
Adik korban kecelakaan, Nurlela menyebutkan, saat ini pasien sudah mendapat pelayanan medis secara memadai di RSUD Ilagaligo Wotu. Kondisi pasien masih sangat lemah, dan belum bisa banyak bergerak.
Pihak keluarga pasien meminta Dinas Kesehatan Kabupaten Luwu Utara, mengevaluasi kinerja Puskesmas Tomoni, untuk menghindari kejadian serupa. "Kami meminta Bupati Luwu Timur, memecat kepala puskesmas dan dokter yang dianggap tidak sigap dalam menangani pasien," tegasnya.
(eyt)
Lihat Juga :