Kampus UMI dan BPP KKSS Perkuat Kerjasama di Tahun 2022
Minggu, 23 Januari 2022 - 22:55 WIB
loading...
Universitas Muslim Indonesia (UMI), memperkuat kerjasama dengan Badan Pengurus Pusat Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (BPP KSS) di tahun 2022. Foto: Istimewa
A
A
A
MAKASSAR - Universitas Muslim Indonesia (UMI), memperkuat kerjasama dengan Badan Pengurus Pusat Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (BPP KKSS) di tahun 2022.
Hal ini terlihat saat dilaksanakan pertemuan kedua Lembaga di salah satu rumah makan di Jakarta (22/1/2022). Pada pertemuan secara santai dan penuh kekeluargaan, diskusi yang dipandu Wakil Rektor V Bidang Kerjasama dan promosi UMI, Prof Muhammad Hattah.
Baca Juga: Wisuda Selama 3 Hari, Kampus UMI Lepas 3.960 Wisudawan
Ia menyatakan bahwa, beberapa desain program yang akan dilaksanakan tahun 2022 sebagai upaya menguatkan peran kedua lembaga untuk menjaga dan mengangkat peran dan kontribusi Komunitas Bugis-Makassar di kancah nasional dan internasional.
"Sejarah telah mencatat, tokoh Komunitas Bugis-Makassar telah mengambil bagian penting dan menorehkan catatan sebagai pejuang dan figur penting dalam berbagai aspek kehidupan pada tingkat lokal, nasional dan international," kata dia.
Hanya saja, jika melihat fenomena saat ini, dominasi tokoh dari kalangan Komunitas Bugis-Makassar cenderung mengalami penurunan.
Hal ini terlihat saat dilaksanakan pertemuan kedua Lembaga di salah satu rumah makan di Jakarta (22/1/2022). Pada pertemuan secara santai dan penuh kekeluargaan, diskusi yang dipandu Wakil Rektor V Bidang Kerjasama dan promosi UMI, Prof Muhammad Hattah.
Baca Juga: Wisuda Selama 3 Hari, Kampus UMI Lepas 3.960 Wisudawan
Ia menyatakan bahwa, beberapa desain program yang akan dilaksanakan tahun 2022 sebagai upaya menguatkan peran kedua lembaga untuk menjaga dan mengangkat peran dan kontribusi Komunitas Bugis-Makassar di kancah nasional dan internasional.
"Sejarah telah mencatat, tokoh Komunitas Bugis-Makassar telah mengambil bagian penting dan menorehkan catatan sebagai pejuang dan figur penting dalam berbagai aspek kehidupan pada tingkat lokal, nasional dan international," kata dia.
Hanya saja, jika melihat fenomena saat ini, dominasi tokoh dari kalangan Komunitas Bugis-Makassar cenderung mengalami penurunan.
Lihat Juga :