Pemkot Bandung Ungkap Kemungkinan PSBB di Bandung Raya
Senin, 13 April 2020 - 17:47 WIB
loading...
Foto/ilustrasi.SINDOnews
A
A
A
BANDUNG - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung tengah mengkaji kemungkinan pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) untuk wilayah Bandung Raya sebagai upaya menekan pandemi COVID 19.
"Saya sudah menginstruksikan Ketua Harian Gugus Tugas Penanganan Covid-19 (Ema Sumarna) untuk menyiapkan kajian. Ini akan melibatkan akademisi dan pakar. Ini akan menjadi dasar Kota Bandung menghadapi PSBB," ujar Wali Kota Bandung, Oded M. Danial di Pendopo Kota Bandung, dalam siaran persnya, Senin (13/4/2020).
Menurut Oded, hasil kajian Kota Bandung juga akan menunggu hasil kajian dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat. Karena PSBB yang akan dilaksanakan nantinya akan melibatkan daerah lain yang bertetanggga dengan Kota Bandung. Nantinya, kata dia, hasil kajian akan menjadi acuan untuk mengajukan permohonan PSBB ke Kementerian Kesehatan RI.
"Kami mengkaji yang lokal Kota Bandung. Beliau (Gubernur Jabar, Ridwan Kamil) mengkaji Bandung Raya. Kami bagian dari Bandung Raya," jelas Oded.
Oded mengaku, selalu berkoordinasi dengan gubernur dan kepala daerah lain. Dengan Wali Kota Cimahi, Bupati Bandung, dan juga Bupati Bandung Barat.
"Saya dengan Kang Ajay (Wali Kota Cimahi) dan Kang Dadang (Bupati Bandung) sudah (komunikasi). Dengan Bupati KBB memang belum. Tetapi Kang Ajay sudah berkoordinasi dengan Bupati KBB," akunya.
Untuk di tingkat lokal Kota Bandung, kata Oded, saat ini Pemkot Bandung tengah mengupayakan perluasan jangkauan tes COVID-19. Pasalnya, BNPB meminta Kota bandung untuk lebih banyak menjangkau orang untuk dites. Untuk itu juga, Pemkot Bandung telah bekerja sama dengan Institut Teknologi Bandung (ITB) untuk menyiapkan alat tes.
"Saya sudah menginstruksikan Ketua Harian Gugus Tugas Penanganan Covid-19 (Ema Sumarna) untuk menyiapkan kajian. Ini akan melibatkan akademisi dan pakar. Ini akan menjadi dasar Kota Bandung menghadapi PSBB," ujar Wali Kota Bandung, Oded M. Danial di Pendopo Kota Bandung, dalam siaran persnya, Senin (13/4/2020).
Menurut Oded, hasil kajian Kota Bandung juga akan menunggu hasil kajian dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat. Karena PSBB yang akan dilaksanakan nantinya akan melibatkan daerah lain yang bertetanggga dengan Kota Bandung. Nantinya, kata dia, hasil kajian akan menjadi acuan untuk mengajukan permohonan PSBB ke Kementerian Kesehatan RI.
"Kami mengkaji yang lokal Kota Bandung. Beliau (Gubernur Jabar, Ridwan Kamil) mengkaji Bandung Raya. Kami bagian dari Bandung Raya," jelas Oded.
Oded mengaku, selalu berkoordinasi dengan gubernur dan kepala daerah lain. Dengan Wali Kota Cimahi, Bupati Bandung, dan juga Bupati Bandung Barat.
"Saya dengan Kang Ajay (Wali Kota Cimahi) dan Kang Dadang (Bupati Bandung) sudah (komunikasi). Dengan Bupati KBB memang belum. Tetapi Kang Ajay sudah berkoordinasi dengan Bupati KBB," akunya.
Untuk di tingkat lokal Kota Bandung, kata Oded, saat ini Pemkot Bandung tengah mengupayakan perluasan jangkauan tes COVID-19. Pasalnya, BNPB meminta Kota bandung untuk lebih banyak menjangkau orang untuk dites. Untuk itu juga, Pemkot Bandung telah bekerja sama dengan Institut Teknologi Bandung (ITB) untuk menyiapkan alat tes.
Lihat Juga :