Tim PSC Buka Posko Pelayanan Medis di Tanjung Bira Selama Akhir Pekan
Minggu, 23 Januari 2022 - 11:14 WIB
loading...
A
A
A
Personel yang ada di PSC, lanjut Amrullah, secara keseluruhan berjumlah 35 orang. Selain tenaga kesehatan terlatih, personel PSC juga terdiri dari operator, cleaning service dan lainnya.
"Pada saat akhir pekan, tersisa 7 personel yang berjaga di kota karena 3 lainnya kita tugaskan ke Bira dan bekerja secara shift. Kita juga turunkan driver dan armada ambulans di Bira. Nanti pada Senin, baru kembali normal 10 orang setiap tim yang berjaga," ujar Amrullah.
"Jam kerjanya kita bagi jadi dua shift. Pertama, pukul 17.00 Wita sampai pukul 07.30 Wita. Kemudian kedua, dari pukul 07.30 Wita sampai 17.00 Wita," tambahnya.
Lebih jauh, ia menguraikan alasan diterjunkannya personel PSC ke lokasi wisata Bira di setiap akhir pekan karena kondisi saat ini rawan terjadi bencana. Apalagi baru-baru ini, ada wisatawan yang meninggal.
Menurutnya, dari laporan Puskesmas Bonto Bahari, memang setiap tahunnya sering ada wisatawan yang meninggal. Olehnya, sudah saatnya kawasan wisata Tanjung Bira diberikan perhatian khusus kepada pengunjung terkait kedaruratan.
"Dari sejumlah kasus itulah, maka kita berinisiatif menurunkan personel PSC ke Bira. Gayun bersambut, kepala Dinas Pariwisata pun menginginkan hal yang sama, sehingga dua hari lalu kami disurati untuk penempatan tim emergensi di Bira," kata Amrullah.
Baca Juga: Lelah Usai Berenang, Pengunjung Wisata Pantai Bara Meninggal Dunia
"Pada saat akhir pekan, tersisa 7 personel yang berjaga di kota karena 3 lainnya kita tugaskan ke Bira dan bekerja secara shift. Kita juga turunkan driver dan armada ambulans di Bira. Nanti pada Senin, baru kembali normal 10 orang setiap tim yang berjaga," ujar Amrullah.
"Jam kerjanya kita bagi jadi dua shift. Pertama, pukul 17.00 Wita sampai pukul 07.30 Wita. Kemudian kedua, dari pukul 07.30 Wita sampai 17.00 Wita," tambahnya.
Lebih jauh, ia menguraikan alasan diterjunkannya personel PSC ke lokasi wisata Bira di setiap akhir pekan karena kondisi saat ini rawan terjadi bencana. Apalagi baru-baru ini, ada wisatawan yang meninggal.
Menurutnya, dari laporan Puskesmas Bonto Bahari, memang setiap tahunnya sering ada wisatawan yang meninggal. Olehnya, sudah saatnya kawasan wisata Tanjung Bira diberikan perhatian khusus kepada pengunjung terkait kedaruratan.
"Dari sejumlah kasus itulah, maka kita berinisiatif menurunkan personel PSC ke Bira. Gayun bersambut, kepala Dinas Pariwisata pun menginginkan hal yang sama, sehingga dua hari lalu kami disurati untuk penempatan tim emergensi di Bira," kata Amrullah.
Baca Juga: Lelah Usai Berenang, Pengunjung Wisata Pantai Bara Meninggal Dunia
Lihat Juga :