Mantan Kapolres OKU Timur Dicopot, Diduga Terkait Fee Rp2 Miliar
Minggu, 23 Januari 2022 - 09:39 WIB
loading...
Mantan Kapolres OKU Timur dicopot diduga terkait fee Rp2 miliar.Foto/ilustrasi
A
A
A
PALEMBANG - Mantan Kepala Dinas PUPR Musi Banyuasin (Muba) Herman Mayori dalam sidang kasus pemberian suap Bupati Muba , Kamis (20/1/2022) bernyanyi, menyeret institusi kepolisian. Herman menyebut Polda Sumsel menerima uang Rp2 miliar dan Polres Muba Rp20 juta dari pengamanan proyek di bumi Serasan Sekate.
Kapolda Sumsel Irjen Pol Toni Harmanto menyatakan jika kasus ini sudah dalam penanganan tim khusus dari Mabes Polri. Pihaknya tak bisa berkomentar banyak lantaran kasus ini tengah diselidiki Divisi Propam Mabes Polri.
Baca juga: Dugaan Suap Rp2 Miliar ke Kepolisian, Polda Sumsel Jawab Begini
"Perkara ini bukan kita menangani tapi mabes Divpropam Mabes Polri. Silakan tanya ke sana," kata Toni Harmanto saat dimintai keterangan oleh awak media, Sabtu (22/1/2022).
Diketahui, beberapa waktu lalu, Kapolres OKU Timur AKBP Dalizon dicopot dari jabatannya sebagai kepala kepolisian. Toni enggan menyebutkan jika pencopotan itu dilakukan karena tim internal Polri tengah menyelidiki kasus ini.
Toni hanya menyebutkan secara tersirat jika kasus ini mungkin berhubungan. "Kalau saya mengatakan, mungkin ada ke arah sana (AKBP Dalizon)," jelasnya.
Sedangkan AKBP Delizon sendiri dimutasi oleh Irjen Pol Toni Harmanto Desember 2021 lalu lantaran akan menjalani pemeriksaan. Kasus yang menyeret Dalizon diduga terjadi 2020 lalu saat yang bersangkutan bertugas di Subdit Tipikor Ditreskrimsus Polda Sumsel.
"Tapi intinya persoalan ini sudah ditangani di sana (Mabes Polri). Termasuk indikasi keterlibatan dari oknum yang disebut itu silahkan dikonfirmasikan langsung ke sana ya (Mabes Polri)," ungkapnya.
Kapolda Sumsel Irjen Pol Toni Harmanto menyatakan jika kasus ini sudah dalam penanganan tim khusus dari Mabes Polri. Pihaknya tak bisa berkomentar banyak lantaran kasus ini tengah diselidiki Divisi Propam Mabes Polri.
Baca juga: Dugaan Suap Rp2 Miliar ke Kepolisian, Polda Sumsel Jawab Begini
"Perkara ini bukan kita menangani tapi mabes Divpropam Mabes Polri. Silakan tanya ke sana," kata Toni Harmanto saat dimintai keterangan oleh awak media, Sabtu (22/1/2022).
Diketahui, beberapa waktu lalu, Kapolres OKU Timur AKBP Dalizon dicopot dari jabatannya sebagai kepala kepolisian. Toni enggan menyebutkan jika pencopotan itu dilakukan karena tim internal Polri tengah menyelidiki kasus ini.
Toni hanya menyebutkan secara tersirat jika kasus ini mungkin berhubungan. "Kalau saya mengatakan, mungkin ada ke arah sana (AKBP Dalizon)," jelasnya.
Sedangkan AKBP Delizon sendiri dimutasi oleh Irjen Pol Toni Harmanto Desember 2021 lalu lantaran akan menjalani pemeriksaan. Kasus yang menyeret Dalizon diduga terjadi 2020 lalu saat yang bersangkutan bertugas di Subdit Tipikor Ditreskrimsus Polda Sumsel.
"Tapi intinya persoalan ini sudah ditangani di sana (Mabes Polri). Termasuk indikasi keterlibatan dari oknum yang disebut itu silahkan dikonfirmasikan langsung ke sana ya (Mabes Polri)," ungkapnya.
Lihat Juga :