Wali Kota Tangerang Prediksi Gelombang Ketiga Covid-19 Akhir Januari
Jum'at, 21 Januari 2022 - 15:21 WIB
loading...
Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah memprediksi gelombang ketiga Covid-19 bakal terjadi akhir Januari 2022. Foto: SINDOnews/Dok
A
A
A
TANGERANG - Angka kasus Covid-19 di Tanah Air terus bertambah. Hal ini membuat Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah memprediksi gelombang ketiga Covid-19 bakal terjadi akhir Januari 2022.
Untuk itu, Arief meminta masyarakat memahami situasi ini dan tetap waspada. “Kita berharap masyarakat bisa memahami adanya kemungkinan gelombang ketiga di akhir Januari ini," kata Arief di Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Jumat (21/1/2022).
Baca juga: Kasus Covid-19 Naik, PTM Kembali 50% dan Fasilitas Umum di Tangerang Ditutup
Untuk langkah selanjutnya, Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang masih menunggu arahan lebih lanjut dari pemerintah pusat terkait penerapan aturan baru.
Namun, dia menegaskan Pemkot Tangerang akan kembali memberlakukan Work From Home (WFH) dan Work From Office (WFO). Selain terkait perkantoran, Arief menuturkan beberapa area atau fasilitas umum juga akan ditutup untuk sementara.
"Mulai Senin agar kepala OPD mengatur pegawainya yang WFH dan WFO hingga 50 persen. Kemudian taman akan kembali ditutup untuk sementara," tegas Arief.
Untuk itu, Arief meminta masyarakat memahami situasi ini dan tetap waspada. “Kita berharap masyarakat bisa memahami adanya kemungkinan gelombang ketiga di akhir Januari ini," kata Arief di Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Jumat (21/1/2022).
Baca juga: Kasus Covid-19 Naik, PTM Kembali 50% dan Fasilitas Umum di Tangerang Ditutup
Untuk langkah selanjutnya, Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang masih menunggu arahan lebih lanjut dari pemerintah pusat terkait penerapan aturan baru.
Namun, dia menegaskan Pemkot Tangerang akan kembali memberlakukan Work From Home (WFH) dan Work From Office (WFO). Selain terkait perkantoran, Arief menuturkan beberapa area atau fasilitas umum juga akan ditutup untuk sementara.
"Mulai Senin agar kepala OPD mengatur pegawainya yang WFH dan WFO hingga 50 persen. Kemudian taman akan kembali ditutup untuk sementara," tegas Arief.
Lihat Juga :