Bade Tumpang Setinggi 18 Meter Iringi Pengabenan Raja Pemecutan XI Bali
Jum'at, 21 Januari 2022 - 15:06 WIB
loading...
Raja Pemecutan XI Denpasar Anak Agung Ngurah Manik Parasara diaben, Jumat (21/1/2022). Bade tumpang setinggi 18 meter mengantarkan sang raja menuju tempat peristirahatan terakhir. SINDOnews/Chusna
A
A
A
DENPASAR - Raja Pemecutan XI Denpasar Anak Agung Ngurah Manik Parasara diaben, Jumat (21/1/2022). Bade tumpang setinggi 18 meter mengantarkan sang raja menuju tempat peristirahatan terakhir.
Prosesi upacara yang disebut pelebon dimulai tepat pukul 12.05 Wita. Peti jenasah sang raja mulai dikeluarkan dari rumah duka di Puri Pemecutan lalu dinaikkan melalui tangga menuju bade tumpang.
Jenazah sang raja lalu diberangkatkan menuju tempat kremasi di setra Badung. Tabuhan gamelan menandai arak-arakan dimulai. Selain bade tumpang, patung lembu dan ogoh-ogoh turut diarak.
Ribuan warga turut mengantarkan mangkatnya sang raja dengan berjalan kaki di belakang bade. Sejumlah wisatawan asing turut membaur dalam iring-iringan itu.
Ketua panitia pelebon Anak Agung Rai Sudarma mengatakan, prosesi kremasi dimulai pukul 15.00 Wita dan memakan waktu sekitar dua jam.
Prosesi upacara yang disebut pelebon dimulai tepat pukul 12.05 Wita. Peti jenasah sang raja mulai dikeluarkan dari rumah duka di Puri Pemecutan lalu dinaikkan melalui tangga menuju bade tumpang.
Jenazah sang raja lalu diberangkatkan menuju tempat kremasi di setra Badung. Tabuhan gamelan menandai arak-arakan dimulai. Selain bade tumpang, patung lembu dan ogoh-ogoh turut diarak.
Ribuan warga turut mengantarkan mangkatnya sang raja dengan berjalan kaki di belakang bade. Sejumlah wisatawan asing turut membaur dalam iring-iringan itu.
Ketua panitia pelebon Anak Agung Rai Sudarma mengatakan, prosesi kremasi dimulai pukul 15.00 Wita dan memakan waktu sekitar dua jam.
Lihat Juga :