Sopir Maut Tragedi Simpang Rampak Balikpapan Jadi Tersangka
Jum'at, 21 Januari 2022 - 14:15 WIB
loading...
A
A
A
Dia menjelaskan bahwa truk yang disopiri Muhammad Ali tersebut awalnya berangkat dari Jalan Pulau Balang di KM 13 Soekarno-Hatta, Karang Joang, Balikpapan Utara, sekitar jam pukul 05.00 Wita.
Baca juga: Tangis Pecah di Balikpapan, Warga Menyaksikan Korban Kecelakaan Maut Terseret di Jalan
Truk maut dengan 10 roda itu saat kejadian bermuatan kontainer 20 fet berisi kapur pembersih air seberat 20 ton. Truk melaku dengan tujuan Kampung Baru, Balikpapan Barat.
Ali mengaku memilih rute Jalan Soekarno-Hatta atau yang biasa disebut warga sebagai Kilo. Sesampai di Kilo 0,5 di depan Rajawali Foto, menjelang turunan panjang hingga lampu pengatur lalu lintas di depan Bundaran Rapak, Ali menurunkan persneling dari 4 ke 3 dan mengurangi laju kendaraan.
Namun, malang tak dapat ditolak, tepat di depan Polres Balikpapan Utara, truk Ali kehilangan fungsi rem alias rem blong.
Meski laju truk berkurang karena ditahan putaran mesin persneling rendah, tanpa rem dan di jalan turunan, kecepatan truk tak terkendali hingga menyeruduk 19 kendaraan di depannya.
"Seingat sopir tronton yang pertama kali dia tabrak pengendara sepeda motor," kata Kombes Pol. Sony.
Truk itu tak berhenti sampai di situ. Masih terus lagi melewati Simpangan Rapak dan Bundaran. Baru benar-benar berhenti di jalan samping Masjid Al Munawar.
Baca juga: Tangis Pecah di Balikpapan, Warga Menyaksikan Korban Kecelakaan Maut Terseret di Jalan
Truk maut dengan 10 roda itu saat kejadian bermuatan kontainer 20 fet berisi kapur pembersih air seberat 20 ton. Truk melaku dengan tujuan Kampung Baru, Balikpapan Barat.
Ali mengaku memilih rute Jalan Soekarno-Hatta atau yang biasa disebut warga sebagai Kilo. Sesampai di Kilo 0,5 di depan Rajawali Foto, menjelang turunan panjang hingga lampu pengatur lalu lintas di depan Bundaran Rapak, Ali menurunkan persneling dari 4 ke 3 dan mengurangi laju kendaraan.
Namun, malang tak dapat ditolak, tepat di depan Polres Balikpapan Utara, truk Ali kehilangan fungsi rem alias rem blong.
Meski laju truk berkurang karena ditahan putaran mesin persneling rendah, tanpa rem dan di jalan turunan, kecepatan truk tak terkendali hingga menyeruduk 19 kendaraan di depannya.
"Seingat sopir tronton yang pertama kali dia tabrak pengendara sepeda motor," kata Kombes Pol. Sony.
Truk itu tak berhenti sampai di situ. Masih terus lagi melewati Simpangan Rapak dan Bundaran. Baru benar-benar berhenti di jalan samping Masjid Al Munawar.
Lihat Juga :