Arteria Dahlan Minta Maaf, Majelis Adat Sunda Tetap Lanjutkan Proses Hukum
Kamis, 20 Januari 2022 - 18:01 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Brutal! KKB Tembaki Prajurit TNI saat Perbaiki Jembatan di Maybrat
Menurut Ari, sikapnya untuk tidak mencabut laporan yang dilayangkan kepada Polda Jawa Barat itu, bertujuan membuat efek jera, sehingga tak mengulangi lagi perbuatannya di kemudian hari. Kini, selain melanjutkan proses hukum, pihaknya juga tengah menunggu sanksi yang akan diberikan PDIP, parpol tempat bernaung Arteria Dahlan selama ini.
"Apakah dia kapok atau tidak dengan kejadian ini kan belum tentu juga. Kalau sekedar meminta maaf dan dimaafkan, setiap orang bisa melakukan hal serupa, tanpa memikirkan apa yang dilakukannya," tegasnya lagi.
Baca juga: Miris! Gadis Manado Jadi Korban Kekerasan Seksual, Ibunya Mengadu ke Anggota DPR
Sebelumnya diberitakan, politikus PDIP, Arteria Dahlan akhirnya menyampaikan permintaan maaf atas pernyataannya soal bahasa Sunda yang memantik kontroversi. Permohonan maaf itu disampaikan anggota Komisi III DPR saat menyambangi kantor DPP PDIP, Kamis (20/1/2022) siang. "Saya dengan sungguh-sungguh menyatakan permohonan maaf kepada masyarakat Jawa Barat, khususnya masyarakat Sunda atas pernyataan saya beberapa waktu lalu," katanya.
Menurut Ari, sikapnya untuk tidak mencabut laporan yang dilayangkan kepada Polda Jawa Barat itu, bertujuan membuat efek jera, sehingga tak mengulangi lagi perbuatannya di kemudian hari. Kini, selain melanjutkan proses hukum, pihaknya juga tengah menunggu sanksi yang akan diberikan PDIP, parpol tempat bernaung Arteria Dahlan selama ini.
"Apakah dia kapok atau tidak dengan kejadian ini kan belum tentu juga. Kalau sekedar meminta maaf dan dimaafkan, setiap orang bisa melakukan hal serupa, tanpa memikirkan apa yang dilakukannya," tegasnya lagi.
Baca juga: Miris! Gadis Manado Jadi Korban Kekerasan Seksual, Ibunya Mengadu ke Anggota DPR
Sebelumnya diberitakan, politikus PDIP, Arteria Dahlan akhirnya menyampaikan permintaan maaf atas pernyataannya soal bahasa Sunda yang memantik kontroversi. Permohonan maaf itu disampaikan anggota Komisi III DPR saat menyambangi kantor DPP PDIP, Kamis (20/1/2022) siang. "Saya dengan sungguh-sungguh menyatakan permohonan maaf kepada masyarakat Jawa Barat, khususnya masyarakat Sunda atas pernyataan saya beberapa waktu lalu," katanya.
(eyt)
Lihat Juga :