Lumpuh Usai Divaksin, Remaja Parepare Dipastikan Menderita Penyempitan Saraf
loading...
![Lumpuh Usai Divaksin,...](https://pict.sindonews.net/webp/732/pena/news/2022/01/19/713/661467/lumpuh-usai-divaksin-remaja-parepare-dipastikan-menderita-penyempitan-saraf-bax.webp)
Dokter RSUD Andi Makkasau Parepare memeriksa kondisi S, remaja yang lumpuh diduga akibat vaksin Covid-19. Foto: SINDOnews/Darwiaty Dalle
A
A
A
PAREPARE - Seorang remaja inisial S, berusia 15 tahun di Kota Parepare mengalami kelumpuhan. Hal itu sempat diduga akibat vaksin Covid-19 yang diterima S. Namun, pihak RSUD Andi Makkasau Parepare membantah dugaan itu.
Dari pemeriksaan pihak RSUD Andi Makkasau Parepare, S mengalami penyempitan saraf, yang membuatnya mengalami kelumpuhan. "Pemeriksaan dilakukan oleh dokter spesialis saraf," kata Direktur RSUD Andi Makkasau Parepare, Renny Anggraeny Sari, Rabu (19/1/2022).
Baca Juga: RSUD Andi Makkasau Parepare
Yusuf menegasakan, reaksi pada tubuh pasien bukan reaksi dari vaksin, tetapi kemungkinan terjadi spasme otot pada bagian tulang punggung saat berolahraga.
, AKBP Welly Abdillah didampingi Wakil Direktur Bidang Pelayanan Ibrahim Kasim, Wakil Direktur Bidang Administrasi dan Keuangan Andi Cenrara, Kepala Dinas Kesehatan, Rahmawaty.
Dari pemeriksaan pihak RSUD Andi Makkasau Parepare, S mengalami penyempitan saraf, yang membuatnya mengalami kelumpuhan. "Pemeriksaan dilakukan oleh dokter spesialis saraf," kata Direktur RSUD Andi Makkasau Parepare, Renny Anggraeny Sari, Rabu (19/1/2022).
Baca Juga: RSUD Andi Makkasau Parepare
Yusuf menegasakan, reaksi pada tubuh pasien bukan reaksi dari vaksin, tetapi kemungkinan terjadi spasme otot pada bagian tulang punggung saat berolahraga.
, AKBP Welly Abdillah didampingi Wakil Direktur Bidang Pelayanan Ibrahim Kasim, Wakil Direktur Bidang Administrasi dan Keuangan Andi Cenrara, Kepala Dinas Kesehatan, Rahmawaty.
(luq)