Cegah Pencurian Air, Deteksi Sambungan Pipa Ilegal Mendesak
Selasa, 18 Januari 2022 - 08:34 WIB
loading...
Evaluasi penuh terhadap sambungan pipa-pipa Makassar mendesak dilakukan untuk mencegah terjadinya pencurian air. Foto/Ilustrasi
A
A
A
MAKASSAR - Wakil Ketua Komisi B Bidang Ekonomi dan Keuangan DPRD Kota Makassar , Andi Hadi Ibrahim Baso mengkritisi temuan sambungan pipa ilegal dua perumahan di Kota Makassar dan Kabupaten Maros.
Dia mendesak evaluasi penuh dilakukan terhadap sambungan pipa-pipa Makassar. Ada potensi pencurian air akibat sambungan pipa ilegal terjadi di wilayah lain namun belum terdeteksi.
"Harus ditelusuri kira-kira, siapa yang bermain ada sanksi yang akan diberikan tentu juga bukan cuma ini mungkin masih ada yang lain," imbuhnya.
Baca Juga: Dugaan Pungli Rekrutmen, Calon Pegawai PDAM Harus Bayar Rp85 Juta
Andi Hadi menilai, kondisi ini cukup miris lantaran di beberapa wilayah Kota Makassar masih kesulitan mendapatkan air seperti bagian Utara, sementara perumahan luar daerah justru menikmatinya secara ilegal.
"Ini ada permainan kita minta pihak terkait telusuri ini dan berikan sanksi terkait oknum yang bermain," tegas legislator PKS ini.
Sebelumnya, tim percepatan pembenahan Perusda Makassar melaporkan adanya temuan sambungan pipa ilegal di dua perumahan, tercatat kerugian mencapai Rp700 juta.
Dia mendesak evaluasi penuh dilakukan terhadap sambungan pipa-pipa Makassar. Ada potensi pencurian air akibat sambungan pipa ilegal terjadi di wilayah lain namun belum terdeteksi.
"Harus ditelusuri kira-kira, siapa yang bermain ada sanksi yang akan diberikan tentu juga bukan cuma ini mungkin masih ada yang lain," imbuhnya.
Baca Juga: Dugaan Pungli Rekrutmen, Calon Pegawai PDAM Harus Bayar Rp85 Juta
Andi Hadi menilai, kondisi ini cukup miris lantaran di beberapa wilayah Kota Makassar masih kesulitan mendapatkan air seperti bagian Utara, sementara perumahan luar daerah justru menikmatinya secara ilegal.
"Ini ada permainan kita minta pihak terkait telusuri ini dan berikan sanksi terkait oknum yang bermain," tegas legislator PKS ini.
Sebelumnya, tim percepatan pembenahan Perusda Makassar melaporkan adanya temuan sambungan pipa ilegal di dua perumahan, tercatat kerugian mencapai Rp700 juta.
Lihat Juga :