Kasus Omicron Bermunculan, Khofifah Minta Kemenkes Tambah Laboratorium di Jatim
Senin, 17 Januari 2022 - 05:08 WIB
loading...
A
A
A
Mantan menteri sosial itu juga menyebut bila sampel yang dites adalah pasien yang sudah terkonfirmasi positif COVID-19, dan dilakukan pemeriksaan menggunakan metode Whole Genome Sequencing (WGS).
Tes ini merekam urutan gen virus yang ditemukan. Dari sana baru tahu apa varian virus COVID-19. "Semula CT di bawah 25 sekarang di bawah 30 itu akan dikirim ke dua institusi (BBTKLP dan ITD Unair) ini. Dua lembaga itu yang melakukan tes lab berikutnya," ucapnya.
Khofifah mengakui perlu adanya penambahan jumlah laboratorium dan alat yang dapat meneliti sampel COVID-19 yang berpotensi Omicron, di daerah-daerah di luar Surabaya. Hal ini demi memudahkan percepatan pengetesan dan pendeteksian dini untuk mencegah penyebarannya.
Baca juga: Obok-obok Rumah Janda Cantik, Polisi Sita 13 Paket Sabu
"Berikutnya adalah kebutuhan kita terhadap laboratorium ini memang kita sudah lakukan koordinasi dengan beberapa pihak, kita memang membutuhkan dukungan untuk membutuhkan laboratorium di luar dua itu," jelasnya.
Dirinya mengaku telah mengajukan permintaan ke Kemenkes Republik Indonesia, dan kini tengah menunggu sejumlah sarana prasarana penunjang laboratorium pendeteksian COVID-19 varian Omicron, mulai reagen SGTF (S Gen Target Failure) yang merupakan skrinning sampel, hingga beberapa alat lain yang sudah disampaikan ke Kemenkes.
Tes ini merekam urutan gen virus yang ditemukan. Dari sana baru tahu apa varian virus COVID-19. "Semula CT di bawah 25 sekarang di bawah 30 itu akan dikirim ke dua institusi (BBTKLP dan ITD Unair) ini. Dua lembaga itu yang melakukan tes lab berikutnya," ucapnya.
Khofifah mengakui perlu adanya penambahan jumlah laboratorium dan alat yang dapat meneliti sampel COVID-19 yang berpotensi Omicron, di daerah-daerah di luar Surabaya. Hal ini demi memudahkan percepatan pengetesan dan pendeteksian dini untuk mencegah penyebarannya.
Baca juga: Obok-obok Rumah Janda Cantik, Polisi Sita 13 Paket Sabu
"Berikutnya adalah kebutuhan kita terhadap laboratorium ini memang kita sudah lakukan koordinasi dengan beberapa pihak, kita memang membutuhkan dukungan untuk membutuhkan laboratorium di luar dua itu," jelasnya.
Dirinya mengaku telah mengajukan permintaan ke Kemenkes Republik Indonesia, dan kini tengah menunggu sejumlah sarana prasarana penunjang laboratorium pendeteksian COVID-19 varian Omicron, mulai reagen SGTF (S Gen Target Failure) yang merupakan skrinning sampel, hingga beberapa alat lain yang sudah disampaikan ke Kemenkes.
Lihat Juga :