Ada Ancaman Gelombang Tinggi di Perairan Surabaya, Nelayan Diminta untuk Waspada

Senin, 17 Januari 2022 - 04:35 WIB
loading...
Ada Ancaman Gelombang...
Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji meminta para nelayan untuk berhati-hati ketika melaut karena ombak besar akan terjadi sampai 17 Januari 2022. Foto/SINDOnews/Aan Haryono
A A A
SURABAYA - Gelombang tinggi akibat cuaca ekstrem, berpotensi terjadi di perairan Surabaya. BMKG Maritim Tanjung Perak, telah mengeluarkan peringatan kepada nelayan untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap gelombang tinggi yang terjadi 15-17 Januari 2022.

Baca juga: Waspada! Sejumlah Perairan Indonesia Berpotensi Gelombang 4 Meter hingga 2 Hari ke Depan

Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji menuturkan, nelayan dan warga pesisir perlu memperhatikan perairan di Kota Surabaya, dan Kabupaten Gresik, terkait gelombang tinggi yang mencapai 1,5-2,5 meter dengan kecepatan angin 5-25 knot dari utara ke timur laut. Serta angin dari barat daya ke barat laut yang berkisar 8-25 Knot.



"Terdapat klasifikasi risiko terhadap keselamatan pelayaran, nelayan agar tidak melaut apabila ketinggian gelombang melebihi 1,25 meter dan kecepatan angin 15 knot," kata Armuji.

Baca juga: Mencekam! Pria Bawa Golok Ngamuk di Jalanan Denpasar Dihujani Tembakan Gas Air Mata

Ia melanjutkan, untuk perahu fiber kecepatan angin mampu mencapai maksimal 21 Knot dengan tinggi gelombang mencapai 2 meter. Para nelayan tetap harus bisa menjaga diri dengan ancaman ombak tersebut.

"Di kota Surabaya ada sekitar 1.900 nelayan, mulai dari Romokalisari, Sontoh Laut, Kalianak, Nambangan, dan Kejawan Putih Tambak. Saya berharap para nelayan kita tetap waspada dan berhati-hati saat melaut," jelasnya.

Armuji menambahkan, Pemkot Surabaya melalui Dinas Perhubungan Kota Surabaya, telah memasang enam unit Weather Information Display (WID) yang digunakan untuk menyajikan data cuaca dan ketinggian gelombang secara terus-menerus.

Baca juga: Penjambretan Berujung Maut, 2 Pelaku dan 1 Mahasiswa Korbannya Tewas Mengenaskan

Ia berharap, nantinya air pasang maupun gelombang tinggi, tidak berbarengan dengan turunnya hujan intensitas tinggi. Sebab, sejauh ini Pemkot Surabaya akan mengoptimalkan operasional 61 Rumah Pompa dan Pengerukan di spot yang terjadi endapan sedimen.

"Saya ingin warga Surabaya selamat semua, termasuk nelayan serta warga yang ada di pesisir. Saya minta lurah yang memiliki penduduk nelayan agar melakukan pengawasan," katanya.
(eyt)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
BMKG: Indonesia Bagian...
BMKG: Indonesia Bagian Selatan Makin Kering, Musim Kemarau Meluas
BMKG Ungkap Daftar Wilayah...
BMKG Ungkap Daftar Wilayah yang Bakal Alami Kemarau Panjang
Bantu Aktivitas Ekonomi...
Bantu Aktivitas Ekonomi Nelayan, Wilmar Serahkan Peralatan Tangkap Ikan
Keluhkan Bongkar Muat...
Keluhkan Bongkar Muat Batu Bara di Laut, Nelayan Pulau Ampel: Jadi Susah Tangkap Ikan
Dukung Nelayan Lebih...
Dukung Nelayan Lebih Aman Melaut, Askrindo Gandeng DKP Kabupaten Demak
BMKG Sebut Siklon Tropis...
BMKG Sebut Siklon Tropis Jangmi Menguat, Ini Dampak Cuacanya bagi Indonesia
BRI Salurkan KUR Rp65,95...
BRI Salurkan KUR Rp65,95 Triliun, Jangkau 558.000 Petani dan 23.000 Nelayan
Pesawat Ini 2 Kali Gagal...
Pesawat Ini 2 Kali Gagal Mendarat di Bandara Puncak Gunung, Penumpang Menangis dan Pingsan
Cuaca Ekstrem, Jemaah...
Cuaca Ekstrem, Jemaah Haji Indonesia Diimbau Tak Lempar Jumrah Pukul 10.00-14.00
Rekomendasi
Sandy Tumiwa Unggah...
Sandy Tumiwa Unggah Foto Bareng Tessa Kaunang, Captionnya Bikin Hebol Lagi
Bukan Sekadar Listrik,...
Bukan Sekadar Listrik, Panas Bumi Jadi Katalis Ekonomi dan Ketahanan Pangan
Kondisi Terkini Haji...
Kondisi Terkini Haji Bolot, Sudah Dipindah ke Ruang Rawat Inap dan Mulai Pulih
Berita Terkini
Haul Akbar Ulama Betawi...
Haul Akbar Ulama Betawi Digelar di Monas Besok, Catat Rekayasa Lalu Lintas dan Rute Alternatifnya
Eksekusi Hotel Sultan...
Eksekusi Hotel Sultan Ricuh, 27 Petugas Luka Ringan Kena Lemparan Batu
Polda Metro Jaya Terjunkan...
Polda Metro Jaya Terjunkan 4.131 Personel Kawal Demo di Jakarta Hari Ini
Pusat Studi Kepolisian...
Pusat Studi Kepolisian ULM Inisiasi Deklarasi Bersama Anti-ODOL di Kalsel
Eksekusi Hotel Sultan...
Eksekusi Hotel Sultan Ricuh, 69 Orang Diamankan Polisi
Pemerintah Bakal Data...
Pemerintah Bakal Data Barang-Karyawan Hotel Sultan, Wamensesneg: Tak Ada yang Dikorbankan
Infografis
Waspada! Setiap Detik...
Waspada! Setiap Detik Ada 158 Serangan Siber di Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved