Cegah Penyegaran Covid-19, BPJAMSOSTEK Aktifkan Lapak Asik
Kamis, 23 April 2020 - 14:35 WIB
loading...
BPJAMSOSTEK memfokuskan layanan klaim jaminan melalui layanan online dan tanpa kontak fisik dengan mengaktifkan Lapak Asik. Foto/Ist
A
A
A
SURABAYA - Pandemi Covid-19 memaksa segala sektor usaha untuk terus berinovasi. Penerapan sistim kerja seperti yang sudah didengung-dengkan sebelumnya, yakni revolusi industri 4.0 pada akhirnya harus dijalankan.
Seperti yang dilakukan oleh BPJAMSOSTEK. Untuk meminimalisir meluasnya penyebaran Covid-19 di kalangan pekerja, khususnya di lingkungan unit kerjanya, BPJAMSOSTEK memfokuskan layanan klaim jaminan melalui layanan online dan tanpa kontak fisik dengan mengaktifkan Lapak Asik.
Protokol Layanan Tanpa Kontak Fisik (Lapak Asik) BPJAMSOSTEK ini merupakan salah satu upaya dalam mendukung pemerintah meminimalisir dan menghentikan penularan Covid-19. Sebelumnya, pelayanan yang diberikan BPJAMSOSTEK kepada peserta selalu dilakukan secara tatap muka atau kontak fisik.
Deputi Direktur Wilayah BPJAMSOSTEK Jatim, Dodo Suharto mengatakan, layanan online ini memang penting dilakukan. "Selain mempermudah peserta, tentunya hal ini berdampak pula pada pencegahan penyebaran virus Covid-19 yang sedang diupayakan pemerintah penanganannya," katanya, Kamis (23/4/2020).
Seperti yang dilakukan oleh BPJAMSOSTEK. Untuk meminimalisir meluasnya penyebaran Covid-19 di kalangan pekerja, khususnya di lingkungan unit kerjanya, BPJAMSOSTEK memfokuskan layanan klaim jaminan melalui layanan online dan tanpa kontak fisik dengan mengaktifkan Lapak Asik.
Protokol Layanan Tanpa Kontak Fisik (Lapak Asik) BPJAMSOSTEK ini merupakan salah satu upaya dalam mendukung pemerintah meminimalisir dan menghentikan penularan Covid-19. Sebelumnya, pelayanan yang diberikan BPJAMSOSTEK kepada peserta selalu dilakukan secara tatap muka atau kontak fisik.
Deputi Direktur Wilayah BPJAMSOSTEK Jatim, Dodo Suharto mengatakan, layanan online ini memang penting dilakukan. "Selain mempermudah peserta, tentunya hal ini berdampak pula pada pencegahan penyebaran virus Covid-19 yang sedang diupayakan pemerintah penanganannya," katanya, Kamis (23/4/2020).

Lihat Juga :