Edarkan Narkoba, IRT di Banyuasin Susul Suami ke Penjara
Jum'at, 14 Januari 2022 - 15:37 WIB
loading...
Herlina (41), warga Kecamatan Plakat Tinggi, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan ditangkap polisi karena mengedarkan narkoba jenis sabu. SINDOnews/Dede
A
A
A
BANYUASIN - Herlina (41), warga Kecamatan Plakat Tinggi, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan ditangkap polisi karena mengedarkan narkoba jenis sabu.
Kapolres Banyuasin AKBP Imam Safii mengatakan, tersangka Herlina ditangkap bersama lima tersangka lainnya yang merupakan bagian dalam pengungkapan kasus dalam dua pekan terakhir.
"Dari enam tersangka yang diamankan Satres Narkoba Polres Banyuasin, kita juga mengamankan barang bukti 1.000 butir pil ekstasi bentuk panda hijau dan 1,3 ons sabu-sabu," ujar AKBP Imam Safii didampingi Kasatres Narkoba Polres Banyuasin AKP Jatrat, Jumat (14/1/2022).
Diketahui, tersangka Herlina ternyata meneruskan usaha suaminya dalam mengedarkan narkoba karena sang suami empat bulan lalu ditangkap Satres Narkoba Polres Banyuasin.
Sementara itu dari pengakuan tersangka Herlina, bahwa dirinya terpaksa menjadi bandar dan pengedar narkoba karena desakan ekonomi. "Karena kebutuhan ekonomi pak, jadi saya terpaksa menjual narkoba. Suami saya juga sudah lebih dulu ditangkap polisi empat bulan lalu," ucapnya.
Kapolres Banyuasin AKBP Imam Safii mengatakan, tersangka Herlina ditangkap bersama lima tersangka lainnya yang merupakan bagian dalam pengungkapan kasus dalam dua pekan terakhir.
"Dari enam tersangka yang diamankan Satres Narkoba Polres Banyuasin, kita juga mengamankan barang bukti 1.000 butir pil ekstasi bentuk panda hijau dan 1,3 ons sabu-sabu," ujar AKBP Imam Safii didampingi Kasatres Narkoba Polres Banyuasin AKP Jatrat, Jumat (14/1/2022).
Diketahui, tersangka Herlina ternyata meneruskan usaha suaminya dalam mengedarkan narkoba karena sang suami empat bulan lalu ditangkap Satres Narkoba Polres Banyuasin.
Sementara itu dari pengakuan tersangka Herlina, bahwa dirinya terpaksa menjadi bandar dan pengedar narkoba karena desakan ekonomi. "Karena kebutuhan ekonomi pak, jadi saya terpaksa menjual narkoba. Suami saya juga sudah lebih dulu ditangkap polisi empat bulan lalu," ucapnya.
Lihat Juga :