BPOM-Pemkab Bulukumba Jalin Sinergi dalam Pengawasan Obat dan Makanan
Jum'at, 14 Januari 2022 - 13:23 WIB
loading...
A
A
A
Untuk itu, mantan legislator Sulsel itu menyambut baik kehadiran BPOM selaku stakeholder di bidang pengawasan makanan dan obat-obata.
Ia juga berkomitmen untuk mensinergikan program BPOM dengan Pemkab Bulukumba, khususnya terkait pengawasan dan pendampingan kepada para pelaku usaha yang saat ini tengah didorong oleh Pemkab Bulukumba dalam menggerakkan ekonomi di masa pandemi Covid-19.
Kepala Balai Besar POM Makassar, Hardinaningsih, mengapresiasi niat Pemkab Bulukumba untuk melakukan pengawasan dan pendampingan terhadap peredaran produk makanan/minuman dan obat-obatan agar keamanan konsumen dapat terjamin.
Hardinaningsih menyebutkan saat ini BPOM tengah menjalankan tiga program nasional. Dimana tiga program tersebut yakni Pasar Pangan Aman Berbasis Komunitas yang di dalamnya akan dilakukan identifikasi pasar tradisional yang memenuhi persyaratan pasar sehat, melatih petugas pengelola pasar dalam melakukan pengawasan terhadap bahan berbahaya, dan melakukan sosialisasi aksi Pasar Aman kepada komunitas pasar.
Program kedua yakni Pangan Jajanan Anak Usia Sekolah (PJAUS) yang memiliki peran penting dalam pemenuhan asupan energi dan gizi anak usia sekolah. Bahaya mikrobiologi, fisik, maupun kimia, kata Hardinaningsih, sangat mungkin mencemari PJAUS karena praktik keamanan pangan yang buruk dan lingkungan yang tercemar.
Ia juga berkomitmen untuk mensinergikan program BPOM dengan Pemkab Bulukumba, khususnya terkait pengawasan dan pendampingan kepada para pelaku usaha yang saat ini tengah didorong oleh Pemkab Bulukumba dalam menggerakkan ekonomi di masa pandemi Covid-19.
Kepala Balai Besar POM Makassar, Hardinaningsih, mengapresiasi niat Pemkab Bulukumba untuk melakukan pengawasan dan pendampingan terhadap peredaran produk makanan/minuman dan obat-obatan agar keamanan konsumen dapat terjamin.
Hardinaningsih menyebutkan saat ini BPOM tengah menjalankan tiga program nasional. Dimana tiga program tersebut yakni Pasar Pangan Aman Berbasis Komunitas yang di dalamnya akan dilakukan identifikasi pasar tradisional yang memenuhi persyaratan pasar sehat, melatih petugas pengelola pasar dalam melakukan pengawasan terhadap bahan berbahaya, dan melakukan sosialisasi aksi Pasar Aman kepada komunitas pasar.
Program kedua yakni Pangan Jajanan Anak Usia Sekolah (PJAUS) yang memiliki peran penting dalam pemenuhan asupan energi dan gizi anak usia sekolah. Bahaya mikrobiologi, fisik, maupun kimia, kata Hardinaningsih, sangat mungkin mencemari PJAUS karena praktik keamanan pangan yang buruk dan lingkungan yang tercemar.
Lihat Juga :