Antisipasi Lost Generation, Imunisasi Anak Sekolah Terus Dikebut

Jum'at, 14 Januari 2022 - 10:19 WIB
loading...
Antisipasi Lost Generation,...
Launching kegiatan Imunisasi Siswa Merdeka Belajar Tingkat Kabupaten Luwu Utara yang dipusatkan di UPT SD Negeri 099, Masamba, Kamis (13/1/2022). Foto/Istimewa
A A A
LUWU UTARA - Pandemi Covid-19 telah banyak mengubah wajah pendidikan di Indonesia. Pembelajaran tatap muka (luring) berganti menjadi pembelajaran jarak jauh (daring). Meski memiliki kekurangan, pembelajaran daring di tengah pandemi menjadi prioritas karena menjaga anak sekolah tetap sehat menjadi pilihan pertama dan utama.

Kini, dengan adanya vaksin Covid-19 bagi semua kalangan, ibarat angin segar yang bisa membawa Indonesia keluar dari pandemi. Saat ini, pemerintah terus menggenjot capaian vaksinasi Covid-19 dengan target di atas 70 persen, termasuk imunisasi bagi siswa SD usia 6-11 tahun yang menjadi syarat mutlak kembali pada pembelajaran luring.

Di Kabupaten Luwu Utara , pelaksanaan Imunisasi Siswa Merdeka Belajar sudah mulai dilakukan dengan menyasar siswa SD usia 6-11 tahun di seluruh sekolah. Pelaksanaan Imunisasi Siswa Merdeka Belajar diharap mampu mengakselerasi capaian vaksinasi, terkhusus pada tingkat sekolah dasar, sehingga pembelajaran tatap muka 100 persen dapat kembali dilakukan.

Baca Juga: Dinas PMD Lutra Raih Nilai Tertinggi Kepatuhan Keterbukaan Informasi Publik

“Percepatan imunisasi terhadap anak merupakan upaya pemerintah untuk mengantisipasi terjadinya apa yang disebut Lost Generation,” kata Bupati Luwu Utara , Indah Putri Indriani, saat launching kegiatan Imunisasi Siswa Merdeka Belajar Tingkat Kabupaten Luwu Utara yang dipusatkan di UPT SD Negeri 099, Masamba, Kamis (13/1/2022).

Indah mengatakan, kegiatan imunisasi bagi anak adalah kegiatan yang sangat penting bagi generasi penerus bangsa. “Pandemi Covid-19 jika tidak diantisipasi dengan baik, maka akan memicu potensi terjadinya lost generation, dalam konteks putusnya generasi mumpuni yang diakibatkan oleh adanya penerapan pembelajaran daring,” jelas Indah.

Ia mengatakan, proses pembelajaran daring di Kabupaten Luwu Utara belum berjalan efektif disebabkan masih adanya wilayah yang masuk kategori blank spot, sehingga berdampak pada kelancaran proses pembelajaran jarak jauh. “Pembelajaran tatap muka sangat penting untuk menghindari terciptanya lost generation di daerah kita,” terang Indah.

Masih dia, pemerintah mengambil inisiatif mendorong pelaksanaan imunisasi usia 6-11 tahun agar tercipta herd imunity, sehingga pembelajaran tatap muka 100 persen dapat kembali berjalan normal dengan penerapan protokol kesehatan. "Untuk pembelajaran tatap muka, kita harap bisa dilakukan jika capaian imunisasi di sekolah mencapai 100 persen," imbuhnya.

Kendati demikian, Bupati perempuan pertama di Sulsel ini tetap mengingatkan agar protokol kesehatan senantiasa ditegakkan. “Meski telah diimunisasi, namun kita jangan abai menerapkan protokol kesehatan, sebab pandemi belum berakhir,” ujarnya mengingatkan.

Baca Juga: Pemkab Lutra Gelar Upacara Bendera Setelah Dua Tahun Vakum Akibat Pandemi

Pada kesempatan itu, ia juga tak lupa memberi apresiasi kepada TNI, POLRI, tenaga kesehatan, para guru, orang tua siswa, dan seluruh pihak yang terus mendukung pelaksanaan imunisasi atau vaksinasi yang sampai hari ini terus dikebut dalam rangka mempercepat terbentuknya kekebalan komunal sehingga seluruh masyarakat terlindungi dari Covid-19.

“Terima kasih kepada TNI, Polri, tenaga kesehatan, para guru dan orang tua yang terus mengedukasi masyarakat dan anak-anak kita untuk menyukseskan pelaksanaan imunisasi,” pungkasnya.

Hadir dalam kegiatan ini, Ketua DPRD Basir, Pabung Mayor Arm Syafaruddin, Kapolres Luwu Utara AKBP Alfian Nurnas, dan unsur Forkopimda lainnya.

(agn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hujan Deras, 4 Kecamatan...
Hujan Deras, 4 Kecamatan di Luwu Utara Sulsel Terdampak Banjir
Banjir Luwu Utara Bikin...
Banjir Luwu Utara Bikin 5 Desa Terisolasi 3 Bulan, Pemerintah Tutup Mata?
Banjir Luwu Utara Meluas,...
Banjir Luwu Utara Meluas, 24 Desa di 5 Kecamatan Terendam
Kembangkan SDM, AKPY...
Kembangkan SDM, AKPY Latih Ratusan Petani Sawit Luwu Utara
35 Desa di 7 Kecamatan...
35 Desa di 7 Kecamatan Luwu Utara Masih Terkepung Banjir, Puluhan Ribu Warga Terdampak
Banjir Luwu Utara Lumpuhkan...
Banjir Luwu Utara Lumpuhkan Aktivitas Warga
Apa Itu Rehabilitasi...
Apa Itu Rehabilitasi yang Diberikan Prabowo pada 2 Guru SMAN Luwu Utara dan Ira Puspadewi
2 Kasus Rehabilitasi...
2 Kasus Rehabilitasi yang Menyita Perhatian Publik, Dua Guru SMAN Luwu Utara dan Ira Puspadewi
Seskab Teddy: Presiden...
Seskab Teddy: Presiden Prabowo Ingin Guru Sejahtera, Terjamin Kehidupannya
Rekomendasi
Dokter Tifa Sudah Pelajari...
Dokter Tifa Sudah Pelajari 10 Ribu Halaman Dokumen BAP sebelum Eksepsi Dikabulkan
Dokter Tifa Sudah Siapkan...
Dokter Tifa Sudah Siapkan 2.000 Pertanyaan untuk Jokowi jika Sidang Berlanjut
Gonjang-ganjing Sektor...
Gonjang-ganjing Sektor Energi, Singapura Rombak Kabinet Besar-besaran
Berita Terkini
Dinkes Apresiasi Operasi...
Dinkes Apresiasi Operasi Bibir Sumbing Gratis MNC Peduli dan RS Azra Bogor
MNC Peduli dan Yayasan...
MNC Peduli dan Yayasan Jalinan Kasih Sudah Operasi Lebih dari 5.000 Pasien Bibir Sumbing Sejak 2004
Gelar Operasi Sumbing...
Gelar Operasi Sumbing Gratis, MNC Peduli dan Smiletrain Indonesia Gandeng RS Azra Bogor
Energy Executive Award...
Energy Executive Award 2026 Tegaskan Pentingnya Kepemimpinan Wujudkan Ketahanan Energi
Pembangunan Jalan Tol...
Pembangunan Jalan Tol Akses Pelabuhan Patimban Capai 68%
Pemberdayaan Masyarakat...
Pemberdayaan Masyarakat Unusa, Tingkatkan Kesadaran tentang Penyakit Kulit
Infografis
Aturan Seragam Sekolah...
Aturan Seragam Sekolah 2026: Panduan Lengkap SD, SMP, hingga SMA/SMK
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved