Sekolah Harus Proaktif Cegah Perundungan Antar Siswa
Jum'at, 14 Januari 2022 - 09:08 WIB
loading...
A
A
A
Sebelumnya Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Makassar telah mempertemukan pihak-pihak terkait, baik dari keluarga maupun sekolah untuk menyelesaikan persoalan tersebut, Selasa (11/1/2022) lalu.
Kepala Disdik Kota Makassar, Muhyiddin meminta maaf jika ada pihak yang tersinggung terkait kasus tersebut. Kesimpulan diambil untuk menghindari dampak sosial yang akan diterima anak-anak ke depannya.
Menurut Muhyiddin, konten yang dimaksudnya bukan dalam konteks sengaja, melainkan spontan dilakukan oleh teman-teman sejawatnya. Anak yang mengunggah video, kata dia, belum mengetahui dampak video yang telah tersebar tersebut.
"Ini tidak paham. Kejadiannya itu Jumat dan diselesaikan oleh pihak guru. Yang bikin kaget adalah tiba-tiba viral. Maka siswa yang mengambil video ini, mungkin dia tidak paham, makanya dia jadikan konten," katanya.
Menurutnya, tak ada solusi selain mendamaikan kedua pihak, apalagi tak ada hukum yang bisa menjerat anak di bawah umur.
"Karena ini kan mereka anak-anak, mereka memang seperti itu, anak-anak biasa berkelahi cuma karena di-upload jadi viral," ujarnya.
Muhyiddin mengaku menyesalkan hal ini dan meminta maaf jika pihak-pihak terkait merasa tersinggung. Apalagi dari hasil pertemuan lalu, dia menyimpulkan kasus itu telah diselesaikan secara kekeluargaan.
Kepala Disdik Kota Makassar, Muhyiddin meminta maaf jika ada pihak yang tersinggung terkait kasus tersebut. Kesimpulan diambil untuk menghindari dampak sosial yang akan diterima anak-anak ke depannya.
Menurut Muhyiddin, konten yang dimaksudnya bukan dalam konteks sengaja, melainkan spontan dilakukan oleh teman-teman sejawatnya. Anak yang mengunggah video, kata dia, belum mengetahui dampak video yang telah tersebar tersebut.
"Ini tidak paham. Kejadiannya itu Jumat dan diselesaikan oleh pihak guru. Yang bikin kaget adalah tiba-tiba viral. Maka siswa yang mengambil video ini, mungkin dia tidak paham, makanya dia jadikan konten," katanya.
Menurutnya, tak ada solusi selain mendamaikan kedua pihak, apalagi tak ada hukum yang bisa menjerat anak di bawah umur.
"Karena ini kan mereka anak-anak, mereka memang seperti itu, anak-anak biasa berkelahi cuma karena di-upload jadi viral," ujarnya.
Muhyiddin mengaku menyesalkan hal ini dan meminta maaf jika pihak-pihak terkait merasa tersinggung. Apalagi dari hasil pertemuan lalu, dia menyimpulkan kasus itu telah diselesaikan secara kekeluargaan.
Lihat Juga :