5 Pasar di Kota Pahlawan Bebas Kantong Plastik di 2022

Senin, 10 Januari 2022 - 04:04 WIB
loading...
5 Pasar di Kota Pahlawan...
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi datang ke pasar tradisional untuk memastikan bebas kantong plastik. Foto/SINDOnews/Aan Haryono
A A A
SURABAYA - Gerakan bebas kantong plastik, digulirkan di sejumlah pasar tradisional di Kota Surabaya. Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi mengawali gerakan itu dengan meresmikan Citraland Fresh Market Bebas Kantong Plastik, yang merupakan pasar percontohan bebas kantong plastik pertama di Kota Surabaya, Minggu (9/1/2021).

Baca juga: Hari Ini, Pemkot Bogor Terapkan Pasar Tradisional Bebas Plastik

Eri mendukung penuh upaya pengurangan kantong plastik sekali pakai di pasar tradisional. Bahkan, ia menargetkan lima pasar tradisional di Kota Surabaya bisa mencontoh dan menerapkan apa yang sudah diterapkan di Citraland Fresh Market.



"Di tahun 2022 ini, minimal ada lima pasar tradisional yang berubah. Minimal mencontoh pasar di sini (bebas kantong plastik). Karena di sini bisa tertata dengan baik, pedagangnya juga makmur," kata Eri.

Baca juga: Ibu dan Anak Gadisnya Dibunuh Tanpa Busana, Danu: Jangan Sampai Ditutup!

Bahkan, dia juga meminta Kepala Dinas Lingkungan Hidup untuk segera menyiapkan Perda dan Perwali yang sesuai dengan Pasar Bebas Kantong Plastik itu. Sebab, selama ini permasalahannya di Perwali, sehingga dia meminta untuk segera dibuatkan. "Tolong pulang dari sini langsung dibuatkan, supaya bisa segera jalan," tegasnya.

Menurutnya, jika kantong plastik dapat berkurang di Surabaya, tentu akan menjadi peluang besar bagi para UMKM di Surabaya untuk membuat usaha tas kain yang bisa digunakan berulang kali ketika belanja di pasar.

"Insya Allah kalau kita sudah menciptakan pasar yang bersih, enggak ada kantong plastik, dan pembeli juga bijak dalam menggunakan plastik, ini merupakan peluang besar bagi para UMKM untuk membuat tas kain," ungkapnya.

Baca juga: Deli Serdang Gempar, Ditinggal Pergi Istrinya Seorang Pria Nekat Bakar Diri

Program pasar bebas kantong plastik itu sebenarnya program yang digagas oleh Komunitas Nol Sampah dan Gerakan Indonesia Diet Kantong Plastik. Kali ini, mereka bekerjasama dengan Citraland untuk membuat pasar Citraland yang bebas sampah plastik.

Koordinator Nol Sampah, Wawan Some mengatakan, program yang telah dimulai sejak Agustus 2021 ini dilakukan karena banyaknya hewan yang mati akibat sampah plastik. "Ini kita lakukan karena Indonesia adalah negara kedua penghasil sampah plastik terbanyak di dunia. Bahkan sudah banyak juga hewan yang mati akibat sampah plastik, " kata Wawan.

Baca juga: Tragis! Gadis Cantik Siswa MAN 2 Padangsidimpuan Tewas di Air Terjun Kembar

Ia juga menjelaskan bahwa dipilihnya Citraland Fresh Market sebagai percontohan karena pihak pengelola sangat luar biasa dan sangat mendukung upaya pengurangan sampah plastik itu. "Di sini juga sudah banyak pedagang yang mulai sadar bahaya penggunaan sampah plastik, jadi tepat," ucapnya.

Selain itu, Wawan Some juga siap mendukung dan berkolaborasi dengan jajaran Pemkot Surabaya untuk merealisasikan target dari Wali Kota Surabaya, yakni menciptakan lima pasar bebas kantong plastik. Menurutnya, ini program yang ditunggu karena di beberapa kota sudah ada yang menerapkan.
(eyt)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pengamat: Kemasan Guna...
Pengamat: Kemasan Guna Ulang Bisa Jadi Alternatif Solusi Kenaikan Harga Plastik
Hujan di Jakarta Mengandung...
Hujan di Jakarta Mengandung Mikroplastik, Menkes dan Pramono Kompak Ajak Pakai Masker
Hujan di Jakarta Mengandung...
Hujan di Jakarta Mengandung Mikropastik, Pemprov DKI Angkat Bicara
Srikandi Ganjar Jateng...
Srikandi Ganjar Jateng Ajak Milenial Pelatihan Mengolah Limbah Plastik
Common Seas Indonesia...
Common Seas Indonesia Luncurkan Kampanye Kurangi Dampak Sampah Plastik
Dukung Surabaya Bebas...
Dukung Surabaya Bebas Kantong Plastik, Alfamart Bagikan 300 Eco Bag Gratis
Darurat Mikroplastik...
Darurat Mikroplastik dan Timbal, Indonesia Terancam Kehilangan Generasi
Benarkah Teh Celup Mengandung...
Benarkah Teh Celup Mengandung Mikroplastik? Ini Faktanya!
5 Makanan Ini Rawan...
5 Makanan Ini Rawan Terpapar Mikroplastik, Sering Dikonsumsi Sehari-hari
Rekomendasi
Usai Temui Jokowi, IKA...
Usai Temui Jokowi, IKA BEM Nusantara Akan Bertemu Gibran, Bahas Apa?
Argentina vs Aljazair:...
Argentina vs Aljazair: Messi dan Misi Pertahankan Takhta Piala Dunia
Guntur Romli Tepis Tuduhan...
Guntur Romli Tepis Tuduhan BEM Bersatu: Kegilaan Logika Cocokologi yang Dipaksakan
Berita Terkini
Budiman Sudjatmiko Ungkap...
Budiman Sudjatmiko Ungkap Dialog dengan Mahasiswa di UGM Gagal Terjadi: Ada Penghakiman
Kang Cucun Ajak Pesantren...
Kang Cucun Ajak Pesantren Cetak Santri Unggul Berjiwa Wirausaha dan Literasi Digital
Peringati Tahun Baru...
Peringati Tahun Baru Islam, DPP PSI Santuni 100 Anak Yatim dan Duafa
KAMMI Sesalkan Pembubaran...
KAMMI Sesalkan Pembubaran Forum Diskusi di UGM
Gempa Magnitudo 6,7...
Gempa Magnitudo 6,7 Guncang Sulteng, 1 Warga Sigi Meninggal Dunia
Yayasan Syarif Hidayatullah...
Yayasan Syarif Hidayatullah Dipakai Tanpa Izin, UIN Jakarta Siapkan Langkah Hukum
Infografis
5 Rudal Paling Mematikan...
5 Rudal Paling Mematikan di Dunia, Satan II Rusia Bisa Hancurkan Banyak Kota Sekaligus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved