Ini Kronologi Pengungkapan Kasus Pembacokan Satu Keluarga di Purwakarta
Kamis, 23 April 2020 - 13:25 WIB
loading...
A
A
A
"Petugas menggeledah rumah pelaku dan mendapati sebilah golok yang digunakan Agus untuk menganiaya korban. Orang tua pelaku mengaku, golok itu milik Agus. Di golok itu masih ada sisa bercak darah," ujar Erlangga.
Setelah melakukan penggeledahan, tutur Kabid Humas, polisi mencari keberadaan pelaku Agus. Hasilnya, pelaku diringkus di sebuah minimarket.
Kepada penyidik, pelaku Agus mengaku mencuri karena butuh uang untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Dia membawa kabur uang Rp650 ribu dan satu unit telepon seluler (ponsel) milik korban.
Namun, saat beraksi, Agus tepergok oleh pemilik rumah. Karena panik, Agus nekat membacok pasangan suami istri dan anaknya. "Jadi kasus ini murni pencurian disertai kekerasan," tutur Kabid Humas.
Dari tangan tersangka Agus, ungkap Erlangga, penyidik mengamankan barang bukti sebilah golok, dua dompet, beberapa lembar pecahan uang Rp50 ribu hasil curian, dan beberapa pakaian milik korban dan pelaku.
Setelah melakukan penggeledahan, tutur Kabid Humas, polisi mencari keberadaan pelaku Agus. Hasilnya, pelaku diringkus di sebuah minimarket.
Kepada penyidik, pelaku Agus mengaku mencuri karena butuh uang untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Dia membawa kabur uang Rp650 ribu dan satu unit telepon seluler (ponsel) milik korban.
Namun, saat beraksi, Agus tepergok oleh pemilik rumah. Karena panik, Agus nekat membacok pasangan suami istri dan anaknya. "Jadi kasus ini murni pencurian disertai kekerasan," tutur Kabid Humas.
Dari tangan tersangka Agus, ungkap Erlangga, penyidik mengamankan barang bukti sebilah golok, dua dompet, beberapa lembar pecahan uang Rp50 ribu hasil curian, dan beberapa pakaian milik korban dan pelaku.
Lihat Juga :