Riwayat Presiden Theater di Bogor, Saksi Bisu Pidato Bung Karno yang Menggelegar
Minggu, 09 Januari 2022 - 06:21 WIB
loading...
A
A
A
Padahal Bioskop Presiden pernah menjadi sebuah tempat bagi warga Bogor untuk mencari hiburan. Bahkan, warga Belanda di masa lalu pun juga berkunjung ke sini untuk menonton film pada masanya dulu.
Pada masa penjajahan Belanda, bioskop ini dikenal sebagai Bioskop Maxim, salah satu pusat hiburan di masa tersebut. Kemudian setelah kemerdekaan Indonesia, namanya berubah menjadi Presiden Theater atau Bioskop Presiden.
Tidak jelas kapan perubahan itu terjadi. Meskipun demikian, bisa diduga pemberian nama Presiden Teater dilakukan setelah Bung Karno, atau Ir Soekarno menjadi Presiden Pertama RI karena sang proklamator itupernah berorasi disini.
![Riwayat Presiden Theater di Bogor, Saksi Bisu Pidato Bung Karno yang Menggelegar]()
Bioskop ini, sama halnya dengan berbagai bioskop lainnya, seperti Wijaya Teater, Ramayana Teater pernah menguasai bisnis hiburan di Kota Hujan. Berbagai jenis film luar dan dalam negeri pernah diputar disini.
Ketika masa Orde Baru, bioskop-bioskop ini juga pernah dipakai untuk propaganda berupa pemutaran film G30S/PKI. Masa jayanya meredup setelah bioskop yang lebih modern, seperti 21 atau Galaxy mulai masuk.
Ditambah dengan monopoli film impor yang masuk ke Indonesia membuat satu persatu bioskop di Bogor mulai gulung tikar. Penonton lebh memilih memasuki ruang bioskop modern dan nyaman.
Pada masa penjajahan Belanda, bioskop ini dikenal sebagai Bioskop Maxim, salah satu pusat hiburan di masa tersebut. Kemudian setelah kemerdekaan Indonesia, namanya berubah menjadi Presiden Theater atau Bioskop Presiden.
Tidak jelas kapan perubahan itu terjadi. Meskipun demikian, bisa diduga pemberian nama Presiden Teater dilakukan setelah Bung Karno, atau Ir Soekarno menjadi Presiden Pertama RI karena sang proklamator itupernah berorasi disini.

Bioskop ini, sama halnya dengan berbagai bioskop lainnya, seperti Wijaya Teater, Ramayana Teater pernah menguasai bisnis hiburan di Kota Hujan. Berbagai jenis film luar dan dalam negeri pernah diputar disini.
Ketika masa Orde Baru, bioskop-bioskop ini juga pernah dipakai untuk propaganda berupa pemutaran film G30S/PKI. Masa jayanya meredup setelah bioskop yang lebih modern, seperti 21 atau Galaxy mulai masuk.
Ditambah dengan monopoli film impor yang masuk ke Indonesia membuat satu persatu bioskop di Bogor mulai gulung tikar. Penonton lebh memilih memasuki ruang bioskop modern dan nyaman.
Lihat Juga :