Data Swab Pesien COVID-19 Bocor, Kadinkes Bulukumba Diperiksa Polisi
Rabu, 10 Juni 2020 - 13:15 WIB
loading...
Bocornya hasil Swab pesien tersebut dilaporkan oleh pihak keluarga pasien 011 beberapa waktu lalu. Foto : SINDOnews/Ilustrasi
A
A
A
BULUKUMBA - Penyidik Unit Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Satuan Reskrim Polres Bulukumba, memeriksa Kepala Dinas Kesehatan Bulukumba, dr Wahyuni pada Selasa (9/6/2020) kemarin. Ia diperiksa terkait kebocoran data hasil swab pasien COVID-19.
Bocornya hasil Swab pesien tersebut dilaporkan oleh pihak keluarga pasien 011 beberapa waktu lalu. Hasil swab pasien positif COVID-19 yang merupakan warga asal Kecamatan Bulukumba, Kabupaten Bulukumba, Sulsel itupun viral di sejumlah media sosial.
Baca : Temukan Kasus Positif pada OTG, TGTPP Lutim Diacungi Jempol
“Pemeriksaan terhadap Kadinkes Bulukumba terkait adanya pengaduan tentang beredarnya hasil swab salah satu pasien COVID,” kata Kanit Tipidter Reskrim Polres Bulukumba, Aipda Ahmad Fatir kepada SINDOnews, Rabu (10/06/2020).
Salain dr Wahyuni, Ahmad Fatir mengaku bakal memanggil sejumlah saksi lainnya. Beberapa saksi bakal diperiksa oleh penyidik dari pihak tenaga kesehatan Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Tanete. "Kadis Kesehatan kami periksa selama 2 jam. Yang bersangkutan datang bersama sejumlah rekannya di Dinas Kesehatan,"jelasnya.
Bocornya hasil Swab pesien tersebut dilaporkan oleh pihak keluarga pasien 011 beberapa waktu lalu. Hasil swab pasien positif COVID-19 yang merupakan warga asal Kecamatan Bulukumba, Kabupaten Bulukumba, Sulsel itupun viral di sejumlah media sosial.
Baca : Temukan Kasus Positif pada OTG, TGTPP Lutim Diacungi Jempol
“Pemeriksaan terhadap Kadinkes Bulukumba terkait adanya pengaduan tentang beredarnya hasil swab salah satu pasien COVID,” kata Kanit Tipidter Reskrim Polres Bulukumba, Aipda Ahmad Fatir kepada SINDOnews, Rabu (10/06/2020).
Salain dr Wahyuni, Ahmad Fatir mengaku bakal memanggil sejumlah saksi lainnya. Beberapa saksi bakal diperiksa oleh penyidik dari pihak tenaga kesehatan Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Tanete. "Kadis Kesehatan kami periksa selama 2 jam. Yang bersangkutan datang bersama sejumlah rekannya di Dinas Kesehatan,"jelasnya.
Lihat Juga :