BMI Sulsel Laporkan Ferdinand Hutahaean ke Polisi
Rabu, 05 Januari 2022 - 17:57 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Tahap 2 Kasus Korupsi RS Batua Tunggu Kesiapan Kejaksaan
"Jika dia berkata tuhan tidak perlu dibela, tidak perlu dikasihani kami tidak keberatan karena sifat Allah memang maha kuat, dan maha kaya. Tetapi jika dikatakan kasihan sekali Allahmu ternyata lemah harus dibela, adalah bahasa yang sangat menghina semua umat yang menyembah Allah yaitu umat muslim," tegasnya.
![BMI Sulsel Laporkan Ferdinand Hutahaean ke Polisi]()
Zulkifli menyatakan, kalimat yang ditulis Ferdinand memberi ketegasan bahwa Tuhan yang disembah umat muslim, harus dikasihani. "Kalimat ini membantah secara tegas tentang sifat wajib Allah seperti maha besar, dan maha perkasa," terangnya.
Selain itu lanjut Zulkifli, kalimat lain yang dipermasalahkan adalah, upaya untuk membeda-bedakan Tuhan agama lain. Kalimat itu, adalah "Kalau aku sih Allahku luar biasa, maha segalanya, DIA lah pembelaku selalu dan Allahku tak perlu dibela".
Baca juga: Polisi Tetapkan 2 Tersangka Kasus Korupsi Imtaq Gowa
"Menurut kami adalah kalimat yang sengaja membanding-bandingkan tuhannya dan tuhan umat lain di mana tuhannya diposisikan sebagai tuhan sebenarnya yang memiliki segalanya sementara tuhan umat muslim adalah tuhan yang lemah," tegasnya.
Terpisah Kepala Sentra Pelayanan Terpadu Kepolisian (SPKT) Polda Sulsel AKP Kasmawati membenarkan telah menerima laporan tersebut. Laporan tertuang dalam bukti tanda penerimaan laporan bernomor STTPL/B/14/I/2022/SPKT/POLDA SULSEL.
"Jika dia berkata tuhan tidak perlu dibela, tidak perlu dikasihani kami tidak keberatan karena sifat Allah memang maha kuat, dan maha kaya. Tetapi jika dikatakan kasihan sekali Allahmu ternyata lemah harus dibela, adalah bahasa yang sangat menghina semua umat yang menyembah Allah yaitu umat muslim," tegasnya.

Zulkifli menyatakan, kalimat yang ditulis Ferdinand memberi ketegasan bahwa Tuhan yang disembah umat muslim, harus dikasihani. "Kalimat ini membantah secara tegas tentang sifat wajib Allah seperti maha besar, dan maha perkasa," terangnya.
Selain itu lanjut Zulkifli, kalimat lain yang dipermasalahkan adalah, upaya untuk membeda-bedakan Tuhan agama lain. Kalimat itu, adalah "Kalau aku sih Allahku luar biasa, maha segalanya, DIA lah pembelaku selalu dan Allahku tak perlu dibela".
Baca juga: Polisi Tetapkan 2 Tersangka Kasus Korupsi Imtaq Gowa
"Menurut kami adalah kalimat yang sengaja membanding-bandingkan tuhannya dan tuhan umat lain di mana tuhannya diposisikan sebagai tuhan sebenarnya yang memiliki segalanya sementara tuhan umat muslim adalah tuhan yang lemah," tegasnya.
Terpisah Kepala Sentra Pelayanan Terpadu Kepolisian (SPKT) Polda Sulsel AKP Kasmawati membenarkan telah menerima laporan tersebut. Laporan tertuang dalam bukti tanda penerimaan laporan bernomor STTPL/B/14/I/2022/SPKT/POLDA SULSEL.
Lihat Juga :