Ikatan Alumni ITB Kebut Pelaksanaan Vaksin untuk Kota Singkawang dan 4 Kabupaten di Kalbar
Rabu, 05 Januari 2022 - 17:36 WIB
loading...
Ikatan Alumni ITB (IA-ITB) kembali menyelenggarakan kegiatan sentra vaksinasi dengan target 100.000 akseptor atau total 200.000 dosis vaksin di Kota Singkawang dan 4 kabupaten di Kalimantan Barat. Foto Ist
A
A
A
SINGKAWANG - Ikatan Alumni ITB (IA-ITB) kembali menyelenggarakan kegiatan sentra vaksinasi dengan target 100.000 akseptor atau total 200.000 dosis vaksin di Kota Singkawang dan 4 kabupaten di Kalimantan Barat. Keempat kabupaten tersebut yaitu Bengkayang, Landak, Kubu Raya dan Sambas.
Untuk menyelenggarakan kegiatan ini IA ITB menggandeng PT Bursa Efek Indonesia (BEI), PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI) dan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI).
Baca : Gembong Terpilih Jadi Ketua Umum IA ITB 2021-2026
Kegiatan yang diresmikan di Kota Singkawang pada 5 Januari 2022 ini rencananya dilaksanakan sejak 4 Januari 2022 hingga 10 Januari 2022.
Berdasarkan data, selain Kota Singkawang, sebaran vaksin dosis pertama di empat kabupaten tersebut masih di bawah kisaran 48,40% hingga 62,29%. Hal tersebut menjadi perhatian untuk pelaksanaan percepatan dan pemerataan vaksinasi, karena kota Singkawang memiliki kegiatan budaya rutin tahunan yaitu Imlek dan Cap Go Meh yang tahun ini diperkirakan akan kembali marak setelah jumlah kasus harian COVID-19 sudah mereda. '
Daya tarik Singkawang pada bulan Februari nanti diperkirakan akan menjadi magnet kuat bagi wisatawan sehingga mobilitas dan interaksi masyarakat cukup tinggi di dalam dan daerah sekitarnya.
Kegiatan vaksinasi di Kalimantan Barat ini dilaksanakan pada 50 titik di kota Singkawang dan 4 kabupaten, alokasi jumlah vaksin disesuikan dengan prosentase sebaran vaksinasi yang sudah terlaksana di setiap daerah, menggunakan vaksin Pfizer.
Kegiatan ini mendapat dukungan penuh Pemerintah Provinisi, Pemerintah Kota dan Pemerintah Kabupaten, serta Dinas Kesehatan Provinsi maupun setempat. Untuk memudahkan peserta vaksin, panitia penyelenggara memastikan bahwa skema alur vaksinasi telah diatur sedemikian rupa agar peserta tidak perlu mengantri lama dan tidak terjadi kerumunan.
Untuk menyelenggarakan kegiatan ini IA ITB menggandeng PT Bursa Efek Indonesia (BEI), PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI) dan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI).
Baca : Gembong Terpilih Jadi Ketua Umum IA ITB 2021-2026
Kegiatan yang diresmikan di Kota Singkawang pada 5 Januari 2022 ini rencananya dilaksanakan sejak 4 Januari 2022 hingga 10 Januari 2022.
Berdasarkan data, selain Kota Singkawang, sebaran vaksin dosis pertama di empat kabupaten tersebut masih di bawah kisaran 48,40% hingga 62,29%. Hal tersebut menjadi perhatian untuk pelaksanaan percepatan dan pemerataan vaksinasi, karena kota Singkawang memiliki kegiatan budaya rutin tahunan yaitu Imlek dan Cap Go Meh yang tahun ini diperkirakan akan kembali marak setelah jumlah kasus harian COVID-19 sudah mereda. '
Daya tarik Singkawang pada bulan Februari nanti diperkirakan akan menjadi magnet kuat bagi wisatawan sehingga mobilitas dan interaksi masyarakat cukup tinggi di dalam dan daerah sekitarnya.
Kegiatan vaksinasi di Kalimantan Barat ini dilaksanakan pada 50 titik di kota Singkawang dan 4 kabupaten, alokasi jumlah vaksin disesuikan dengan prosentase sebaran vaksinasi yang sudah terlaksana di setiap daerah, menggunakan vaksin Pfizer.
Kegiatan ini mendapat dukungan penuh Pemerintah Provinisi, Pemerintah Kota dan Pemerintah Kabupaten, serta Dinas Kesehatan Provinsi maupun setempat. Untuk memudahkan peserta vaksin, panitia penyelenggara memastikan bahwa skema alur vaksinasi telah diatur sedemikian rupa agar peserta tidak perlu mengantri lama dan tidak terjadi kerumunan.
Lihat Juga :