Gempa Bumi Mengintai, Pergerakan 3 Lempeng Aktif Ini Kepung Indonesia

Senin, 03 Januari 2022 - 18:13 WIB
loading...
Gempa Bumi Mengintai,...
Gempa bumi terus mengancam wilayah Indonesia. Hal ini tak lepas dari keberadaan sumber gempa bumi yang terbentuk akibat interaksi empat lempeng tektonik. Foto/inatews2.bmkg.go.id
A A A
BANDUNG - Gempa bumi terus mengancam wilayah Indonesia. Hal ini tak lepas dari keberadaan sumber gempa bumi yang terbentuk akibat interaksi empat lempeng tektonik.

Empat lempeng aktif ini bergerak dengan kecepatannya masing-masing dan kapan pun bisa menimbulkan terjadinya pergerakan tanah. Patahan tanah hasil dari pergerakan lempeng ini bisa menyebabkan gempa bumi dan tsunami.

Baca juga: Lempeng Indo-Australia dan Eurasia Paling Aktif, Sebulan Picu 33 Kali Gempa di Laut Selatan

Kepala Badan Geologi Kementerian ESDM Eko Budi Lelono menjelaskan, pertemuan antar lempeng tersebut mengakibatkan terbentuknya cekungan muka, cekungan belakang, jalur magmatik, pola struktur geologi dan sumber gempa bumi yaitu zona subduksi, zona kolisi, dan sesar aktif.

"Kejadian gempa bumi merusak tahun 2021 sebagian besar bersumber dari sesar aktif, dan beberapa yang bersumber dari zona penunjaman," katanya, Senin (3/1/2022).

Namun begitu, ada hal menarik dari kejadian gempa bumi merusak tahun 2021 yaitu terdapat beberapa kejadian yang sumbernya belum terdidentifikasi sebelumnya.

Keanehan itu terjadi pada gempa bumi Tehoru Maluku Tengah pada 16 Juni 2021, gempa bumi Mamasa 22 Juli 2021, gempa bumi Tojo-Una-Una (26 Juli 2021 dan 28 Agustus 2021), gempa bumi Brebes 28 September 2021

Kemudian gempa bumi Bangli-Karangasem 16 Oktober 2021, gempa bumi Ambarawa 23 Oktober hingga awal bulan November 2021, gempa bumi Seram Utara 4 November 2021, dan gempa bumi Kepulauan Selayar 14 Desember 2021.

"Kegiatan penyelidikan gempa bumi harus terus dilakukan guna mengetahui karakteristik sumber-sumber gempa bumi yang belum teridentifikasi. Karakteristik sumber – sumber gempa bumi tersebut harus diidentifikasi sebagai masukan untuk melakukan pemutakhiran peta Kawasan Rawan Bencana (KRB) Gempa Bumi," ujarnya.

Baca juga: Gempa 5 Titik di Timur, PVMBG Sebut Akibat Sesar Aktif dan Pernah Timbulkan Tsunami

Peta KRB Gempa Bumi berguna untuk mendukung kegiatan mitigasi gempa bumi dan masukan pada revisi penataan ruang. Hanya dengan upaya mitigasi, risiko dari kejadian gempa bumi yang mungkin akan berulang di kemudian hari akan dapat diminimalisir.



Sementara menurut Minster dan Jordan, 1978 dalam Yeats tahun 1997 Lempeng Benua Eurasia yang bergerak lambat ke arah tenggara dengan kecepatan sekitar 0,4 cm per tahun. Kemudian Lempeng Samudera Indo-Australia yang bergerak ke arah utara dengan kecepatan sekitar 7 cm per tahun.

Lempeng Samudera Pasifik yang bergerak ke arah barat dengan kecepatan sekitar 11 cm per tahun. Terakhir Lempeng Laut Philiphina yang bergerak ke arah barat laut dengan kecepatan sekitar 8 cm per tahun.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gunung Semeru Erupsi,...
Gunung Semeru Erupsi, Luncurkan Awan Panas Guguran Sejauh 3.500 Meter
20 Tahun Tsunami Pangandaran,...
20 Tahun Tsunami Pangandaran, Ahli: Megathrust Ancaman Nyata
Gempa M5,6 Guncang Kepulauan...
Gempa M5,6 Guncang Kepulauan Sangihe, Simak Hasil Analisis BMKG
Gempa Magnitudo 4,7...
Gempa Magnitudo 4,7 Guncang Polewali Mandar Pagi Ini, Dirasakan hingga Makassar
Gempa M5,6 Guncang Talaud...
Gempa M5,6 Guncang Talaud Maluku Utara, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami
Gempa 5,6 Magnitudo...
Gempa 5,6 Magnitudo Guncang Pulau DOI Maluku Utara Siang Ini
Terungkap, Gempa Dahsyat...
Terungkap, Gempa Dahsyat Sumatra Sebabkan Singapura Tenggelam Secara Bertahap
Gempa Kembar Venezuela...
Gempa Kembar Venezuela Tewaskan 2.295 Orang: Mirip Zona Perang, Bau Mayat Menyengat
Jumlah Korban Tewas...
Jumlah Korban Tewas Akibat Gempa Bumi Venezuela Meningkat Jadi 1.943 Jiwa
Rekomendasi
Di Balik Penghargaan...
Di Balik Penghargaan CCEPC Indonesia, Gao Hai Komitmen Bangun Kemitraan Jangka Panjang
Hari Anak Nasional,...
Hari Anak Nasional, Jasa Raharja Ajak Generasi Muda Jadi Pelopor Keselamatan
Sebut Ada 3 Kancil Politik...
Sebut Ada 3 Kancil Politik Indonesia, Prabowo: Kalau Berkumpul, Bahaya
Berita Terkini
Dinkes Apresiasi Operasi...
Dinkes Apresiasi Operasi Bibir Sumbing Gratis MNC Peduli dan RS Azra Bogor
MNC Peduli dan Yayasan...
MNC Peduli dan Yayasan Jalinan Kasih Sudah Operasi Lebih dari 5.000 Pasien Bibir Sumbing Sejak 2004
Gelar Operasi Sumbing...
Gelar Operasi Sumbing Gratis, MNC Peduli dan Smiletrain Indonesia Gandeng RS Azra Bogor
Energy Executive Award...
Energy Executive Award 2026 Tegaskan Pentingnya Kepemimpinan Wujudkan Ketahanan Energi
Pembangunan Jalan Tol...
Pembangunan Jalan Tol Akses Pelabuhan Patimban Capai 68%
Pemberdayaan Masyarakat...
Pemberdayaan Masyarakat Unusa, Tingkatkan Kesadaran tentang Penyakit Kulit
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved