Banjir Rob Ancam Sirkuit Formula E di Ancol, Kent: Harus Banyak Perbaikan
Minggu, 02 Januari 2022 - 12:31 WIB
loading...
A
A
A
"Harus banyak perbaikan, kita belajar dari pengalaman kemarin bahwa di Ancol ada tanggul yang bocor, sehingga mengakibatkan banjir parah," kata dia.
Pemilihan lokasi di Ancol, kata Kent, diharapkan sudah memperhitungkan kerentanan jika terjadi banjir rob, ataupun hujan deras, sehingga lokasi aman. Jangan sampai ada masalah jebol infrastruktur saat balapan berlangsung nanti.
Sehingga bisa mengakibatkan adanya kerugian materi hingga korban jiwa. "Patut diingat bahwa jika kita ingin mempromosikan Kota Jakarta, faktor-faktor keselamatan harus benar-benar diperhatikan dan menjadi prioritas, jangan nanti setelah terjadi sesuatu hal yang tidak kita inginkan, baru kita menyesal," tegas Kepala Badan Penanggulangan Bencana (BAGUNA) DPD PDIP DKI Jakarta itu.
Baca juga: Polemik Pinjaman Rp1,2 Triliun untuk Formula E, DPRD DKI Cek Langsung Ancol
Selain itu, Kent pun menanggapi pernyataan Managing Direktur Jakarta E-Prix (Formula E) dari PT Jakarta Propertindo (Jakpro), Gunung Kartiko bahwa biaya penyelenggaraan Formula E tidak akan menggunakan dana dari APBD DKI Jakarta yang notabene adalah uang Rakyat.
Namun faktanya, kata Kent, ada commitment fee sebesar Rp560 miliar telah dibayarkan Pemprov DKI kepada Penyelenggara Formula E dengan menggunakan APBD pada tahun 2019 dan 2020.
Jika benar-benar tidak menggunakan APBD yang notabene adalah uang Rakyat, Kent pun meminta kepada Jakpro untuk segera mengembalikan uang commitment fee tersebut.
Pemilihan lokasi di Ancol, kata Kent, diharapkan sudah memperhitungkan kerentanan jika terjadi banjir rob, ataupun hujan deras, sehingga lokasi aman. Jangan sampai ada masalah jebol infrastruktur saat balapan berlangsung nanti.
Sehingga bisa mengakibatkan adanya kerugian materi hingga korban jiwa. "Patut diingat bahwa jika kita ingin mempromosikan Kota Jakarta, faktor-faktor keselamatan harus benar-benar diperhatikan dan menjadi prioritas, jangan nanti setelah terjadi sesuatu hal yang tidak kita inginkan, baru kita menyesal," tegas Kepala Badan Penanggulangan Bencana (BAGUNA) DPD PDIP DKI Jakarta itu.
Baca juga: Polemik Pinjaman Rp1,2 Triliun untuk Formula E, DPRD DKI Cek Langsung Ancol
Selain itu, Kent pun menanggapi pernyataan Managing Direktur Jakarta E-Prix (Formula E) dari PT Jakarta Propertindo (Jakpro), Gunung Kartiko bahwa biaya penyelenggaraan Formula E tidak akan menggunakan dana dari APBD DKI Jakarta yang notabene adalah uang Rakyat.
Namun faktanya, kata Kent, ada commitment fee sebesar Rp560 miliar telah dibayarkan Pemprov DKI kepada Penyelenggara Formula E dengan menggunakan APBD pada tahun 2019 dan 2020.
Jika benar-benar tidak menggunakan APBD yang notabene adalah uang Rakyat, Kent pun meminta kepada Jakpro untuk segera mengembalikan uang commitment fee tersebut.
Lihat Juga :