Petugas Karantina Pelabuhan Tanjung Priok Sita Ratusan Ton Beras Ilegal
Kamis, 30 Desember 2021 - 20:31 WIB
loading...
A
A
A
”Jadi pelanggaran (ilegal) yang dilakukan, menurut kami tidak sama dengan permohonanatau dokumen yang di ajukan. Dan negara di rugikan sebesar Rp1,9 milyar,” tuturnya.
Ketua Hubungan Antar Lembaga Induk Koperasi Pedagang Pasar (Inkoppas) Andrian Lame mengatakan, pihaknya menyesalkan adanya beras impor ilegal dengan modus beras pecah. ”Kan kasihan petani kita yang harusnya menikmati hasil panen mereka kemudian masuk hasil produk mereka ke pedagang kami,” ucapnya.
Kondisi tersebut menyulitkan para petani yang selama ini sudah bekerja keras untuk memenuhi kebutuhan beras dalam negeri. Sementara harga yang ditawarkan harus bersaing dengan produk impor. ”Ada oknum yang mencoba menjual dengan harga sama dengan harga dalam negeri. Sehingga bisa menjatuhkan harga petani yang dibeli tengkulak,” ungkapnya.
Andrian menambahkan pihaknya berterima kasih kepada pemerintah dengan mencegah masuknya barang impor ilegal tersebut sehingga para petani masih bisa terlindungi. ”Harapan besar kami kedepannya kami berharap seluruh pasokan beras di pasok petani dalam negeri. Kita mau menjual hasil dalam negeri,” tandasnya.
Ketua Hubungan Antar Lembaga Induk Koperasi Pedagang Pasar (Inkoppas) Andrian Lame mengatakan, pihaknya menyesalkan adanya beras impor ilegal dengan modus beras pecah. ”Kan kasihan petani kita yang harusnya menikmati hasil panen mereka kemudian masuk hasil produk mereka ke pedagang kami,” ucapnya.
Kondisi tersebut menyulitkan para petani yang selama ini sudah bekerja keras untuk memenuhi kebutuhan beras dalam negeri. Sementara harga yang ditawarkan harus bersaing dengan produk impor. ”Ada oknum yang mencoba menjual dengan harga sama dengan harga dalam negeri. Sehingga bisa menjatuhkan harga petani yang dibeli tengkulak,” ungkapnya.
Andrian menambahkan pihaknya berterima kasih kepada pemerintah dengan mencegah masuknya barang impor ilegal tersebut sehingga para petani masih bisa terlindungi. ”Harapan besar kami kedepannya kami berharap seluruh pasokan beras di pasok petani dalam negeri. Kita mau menjual hasil dalam negeri,” tandasnya.
(ams)
Lihat Juga :