Pelaku Klitih Acak Membacok, Kapolres Bantul Sebut Malioboro Ramai dan Jogja Tetap Aman
Kamis, 30 Desember 2021 - 17:40 WIB
loading...
A
A
A
Beberapa hari setelah peristiwa klitih di Jakal, Polres Sleman berhasil membekuk pelakunya yang terdiri enam remaja tanggung. Keenam pelaku yakni RM (18), WW (18), AN (19), HAPD (19), MF (19) dan MBRK (18).
Pelaku tergolong sadis dan berbahaya, karena melukai korbannya hanya untuk kesenangan.
Kapolres Sleman, AKBP Wahyu Tri Budi Sulistyono mengatakan, pelaku rata-rata masih berusia belasan tahun. "Mereka tanpa alasan jelas menyerang pengendara motor menggunakan senjata tajam. Sebagai barang bukti, kami amankan celurit, gergaji, dan pecahan botol," katanya, Rabu (29/12/2021).
Akibat perbuatan sadis tersebut, para pelaku terancam pidana 5 hingga 12 tahun penjara.
Di tempat terpisah, Kapolres Bantul AKBP Ihsan mengatakan bahwa tagar Jogja Tidak Aman dari kejahatan jalanan atau klitih yang viral di media sosial dalam beberapa hari terakhir adalah tidak benar.
"Jogja ini tetap aman, anggota kami selalu hadir di lapangan untuk memberikan rasa aman. Jadi apa yang ada di medsos bahwa sekarang Jogja tidak aman itu tidak benar," kata Kapolres usai konferensi pers pengungkapan kasus laporan palsu terkait kejahatan jalanan di Bantul, Rabu (29/12/2021).
Pelaku tergolong sadis dan berbahaya, karena melukai korbannya hanya untuk kesenangan.
Kapolres Sleman, AKBP Wahyu Tri Budi Sulistyono mengatakan, pelaku rata-rata masih berusia belasan tahun. "Mereka tanpa alasan jelas menyerang pengendara motor menggunakan senjata tajam. Sebagai barang bukti, kami amankan celurit, gergaji, dan pecahan botol," katanya, Rabu (29/12/2021).
Akibat perbuatan sadis tersebut, para pelaku terancam pidana 5 hingga 12 tahun penjara.
Di tempat terpisah, Kapolres Bantul AKBP Ihsan mengatakan bahwa tagar Jogja Tidak Aman dari kejahatan jalanan atau klitih yang viral di media sosial dalam beberapa hari terakhir adalah tidak benar.
"Jogja ini tetap aman, anggota kami selalu hadir di lapangan untuk memberikan rasa aman. Jadi apa yang ada di medsos bahwa sekarang Jogja tidak aman itu tidak benar," kata Kapolres usai konferensi pers pengungkapan kasus laporan palsu terkait kejahatan jalanan di Bantul, Rabu (29/12/2021).
Lihat Juga :