Ikut Vaksin Covid-19, Warga Maros Dapat Hadiah
Rabu, 29 Desember 2021 - 18:52 WIB
loading...
Bupati Maros, AS Chaidir Syam (kanan) saat menghadiri vaksinasi Covid-19 massal di Gedung Serbaguna, Rabu (29/12). Foto: SINDOnews/Najmi Limonu
A
A
A
MAROS - Percepatan vaksinasi Covid-19 yang dilakukan Pemkab Maros kembali mendapat dukungan. Kali ini datang dari program Go Vaksin yang diinisiasi BenihBaik.com, menggandeng The Coca Cola Foundation dan beberapa pihak lain di Gedung Serbaguna, Rabu (29/12).
Masyarakat yang ikut dalam kegiatan vaksinasi ini berkesempatan mendapatkan beragam hadiah dari kupon undian yang diberikan sebelumnya. Hadiahnya berupa televisi, kulkas, kipas angin, kompor, hingga mesin cuci.
Baca juga:Capaian Vaksinasi Covid-19 Kabupaten Maros Sudah 50%
Salah satu masyarakat yang menerima hadiah adalah Hidayat. Ia mengaku datang ke lokasi vaksinasi hanya untuk mendapat suntikan vaksin. Meski saat mendaftar menerima kupon door prize, tidak terlintas dalam pikirannya bakal mendapat hadiah door prize.
“Saya niatnya ke sini cuman untuk vaksin, tidak menyangka akan mendapat televisi,” katanya, sembari berharap masyarakat segera ke gerai vaksin untuk mendapat suntikan vaksin.
Vaksinasi di lokasi ini juga sempat ditinjau langsung anggota DPD RI asal Sulawesi Selatan, Lili Amelia Salurapa. Lili pun mengapresiasi pelaksanaan percepatan vaksinasi bagi masyarakat di Maros.
Baca juga:Masyarakat Bonto Somba Maros Dijemput Mobil Offroad untuk Ikut Vaksinasi
“Di Kabupaten Maros ini sudah bagus, capaian vaksinnya sudah menghampiri 70 persen, sesuai dengan target yang diberikan oleh Presiden,” katanya.
Dia juga mengajak masyarakat untuk membantu pemerintah dalam pencegahan penyebaran Covid-19. Menurutnya jika tidak bersatu maka akan lemah menghadapi Covid-19 ini. "Kita harus menuju Indonesia sehat. Pandemi ini adalah sebuah masalah besar, makanya harus punya strategi menghadapi, yah salah satunya dengan ikut vaksinasi,” lanjutnya.
Makanya dia pun mengimbau masyarakat untuk segera ke gerai vaksin. Dia mengajak masyarakat agar tidak takut divaksin. "Malah kalau kita tidak divaksin kita harus takut karena ada risiko untuk mudah terpapar,” katanya.
Baca juga:Vakum 2 Tahun, Latihan Gabung PMI Maros Kembali Digelar
Sementara itu, Bupati Maros, AS Chaidir Syam bersama Kepala Dinas Kesehatan turut meninjau jalannya proses vaksinasi. "Pihaknya berterima kasih kepada anggota DPD RI, untuk membantu percepatan vaksinasi yang dibantu dari berbagai pihak,” ujar Chaidir.
Chaidir membeberkan, capaian vaksinasi di Maros telah mencapai 63 persen. Pemerintah daerah kata Chaidir terus memacu vaksinasi hingga akhir tahun, agar bisa mencapai target 70 persen.
Alumni Ilmu Pemerintahan Unhas itu mengatakan, hoaks atau berita bohong terkait vaksin Covid-19 termasuk kendala dalam mencapai target 70 persen.
Baca juga:Bandara Sultan Hasanuddin Kembali Beroperasi 24 Jam
“Selama ini masyarakat masih ada yang takut divaksin, Selama ini masih ada masyarakat yang menganggap vaksin itu tidak halal,” ungkapnya.
Selain itu yang menjadi kendala adalah masyarakat yang ber ktp Maros banyak yang bekerja di Makassar. "Sehingga banyak yang vaksin di Makassar, Jadi data di Maros sendiri masih kurang,” ujarnya.
Masyarakat yang ikut dalam kegiatan vaksinasi ini berkesempatan mendapatkan beragam hadiah dari kupon undian yang diberikan sebelumnya. Hadiahnya berupa televisi, kulkas, kipas angin, kompor, hingga mesin cuci.
Baca juga:Capaian Vaksinasi Covid-19 Kabupaten Maros Sudah 50%
Salah satu masyarakat yang menerima hadiah adalah Hidayat. Ia mengaku datang ke lokasi vaksinasi hanya untuk mendapat suntikan vaksin. Meski saat mendaftar menerima kupon door prize, tidak terlintas dalam pikirannya bakal mendapat hadiah door prize.
“Saya niatnya ke sini cuman untuk vaksin, tidak menyangka akan mendapat televisi,” katanya, sembari berharap masyarakat segera ke gerai vaksin untuk mendapat suntikan vaksin.
Vaksinasi di lokasi ini juga sempat ditinjau langsung anggota DPD RI asal Sulawesi Selatan, Lili Amelia Salurapa. Lili pun mengapresiasi pelaksanaan percepatan vaksinasi bagi masyarakat di Maros.
Baca juga:Masyarakat Bonto Somba Maros Dijemput Mobil Offroad untuk Ikut Vaksinasi
“Di Kabupaten Maros ini sudah bagus, capaian vaksinnya sudah menghampiri 70 persen, sesuai dengan target yang diberikan oleh Presiden,” katanya.
Dia juga mengajak masyarakat untuk membantu pemerintah dalam pencegahan penyebaran Covid-19. Menurutnya jika tidak bersatu maka akan lemah menghadapi Covid-19 ini. "Kita harus menuju Indonesia sehat. Pandemi ini adalah sebuah masalah besar, makanya harus punya strategi menghadapi, yah salah satunya dengan ikut vaksinasi,” lanjutnya.
Makanya dia pun mengimbau masyarakat untuk segera ke gerai vaksin. Dia mengajak masyarakat agar tidak takut divaksin. "Malah kalau kita tidak divaksin kita harus takut karena ada risiko untuk mudah terpapar,” katanya.
Baca juga:Vakum 2 Tahun, Latihan Gabung PMI Maros Kembali Digelar
Sementara itu, Bupati Maros, AS Chaidir Syam bersama Kepala Dinas Kesehatan turut meninjau jalannya proses vaksinasi. "Pihaknya berterima kasih kepada anggota DPD RI, untuk membantu percepatan vaksinasi yang dibantu dari berbagai pihak,” ujar Chaidir.
Chaidir membeberkan, capaian vaksinasi di Maros telah mencapai 63 persen. Pemerintah daerah kata Chaidir terus memacu vaksinasi hingga akhir tahun, agar bisa mencapai target 70 persen.
Alumni Ilmu Pemerintahan Unhas itu mengatakan, hoaks atau berita bohong terkait vaksin Covid-19 termasuk kendala dalam mencapai target 70 persen.
Baca juga:Bandara Sultan Hasanuddin Kembali Beroperasi 24 Jam
“Selama ini masyarakat masih ada yang takut divaksin, Selama ini masih ada masyarakat yang menganggap vaksin itu tidak halal,” ungkapnya.
Selain itu yang menjadi kendala adalah masyarakat yang ber ktp Maros banyak yang bekerja di Makassar. "Sehingga banyak yang vaksin di Makassar, Jadi data di Maros sendiri masih kurang,” ujarnya.
(luq)
Lihat Juga :