Pemprov Jawa Timur Siapkan Strategi Kendalikan Inflasi
Rabu, 29 Desember 2021 - 08:35 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: 5 Kisah Cinta Tragis Berujung Maut, Nomor 4 Paling Menggemparkan
"Saat ini, SMK BLUD di Jatim bisa menghasilkan capain market yang luar biasa. Ada siswa SMK dari Lamongan, dan Situbondo sudah bisa memberikan pekerjaan kepada masyarakat sekitarnya," terangnya.
Sementara itu, Kepala BI Perwakilan Jatim, Budi Hanoto mengatakan, di tahun 2021 ini ekonomi di Jatim mulai bertumbuh dengan baik. Hal ini ditandai dengan inflasi yang sebesar 2,23 persen. "Ekonomi Jatim juga mulai tumbuh. Dimana hingga akhir tahun ini diprediksi ekonomi Jatim tumbuh 3,23 persen. Memang lebih rendah dari nasional namun masih tetap bisa melaju dengan baik," katanya.
Budi optimistis tahun depan ekonomi Jatim kembali pulih. Hal ini didorong pandemi yang semakin dikendalikan. Program vaksinasi juga berjalan dengan optimal. Bahkan saat ini vaksinasi sudah menyasar anak usia 6-11 tahun hingga program vaksin booster untuk kaum rentan. Pemerintah juga sudah memberi sejumlah kelonggaran masyarakat dalam beraktivitas.
"Namun tantangannya adalah nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat. Kemudian harga bahan baku global seperti CPO dan migas diperkirakan masih tinggi tahun depan," tandasnya
"Saat ini, SMK BLUD di Jatim bisa menghasilkan capain market yang luar biasa. Ada siswa SMK dari Lamongan, dan Situbondo sudah bisa memberikan pekerjaan kepada masyarakat sekitarnya," terangnya.
Sementara itu, Kepala BI Perwakilan Jatim, Budi Hanoto mengatakan, di tahun 2021 ini ekonomi di Jatim mulai bertumbuh dengan baik. Hal ini ditandai dengan inflasi yang sebesar 2,23 persen. "Ekonomi Jatim juga mulai tumbuh. Dimana hingga akhir tahun ini diprediksi ekonomi Jatim tumbuh 3,23 persen. Memang lebih rendah dari nasional namun masih tetap bisa melaju dengan baik," katanya.
Budi optimistis tahun depan ekonomi Jatim kembali pulih. Hal ini didorong pandemi yang semakin dikendalikan. Program vaksinasi juga berjalan dengan optimal. Bahkan saat ini vaksinasi sudah menyasar anak usia 6-11 tahun hingga program vaksin booster untuk kaum rentan. Pemerintah juga sudah memberi sejumlah kelonggaran masyarakat dalam beraktivitas.
"Namun tantangannya adalah nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat. Kemudian harga bahan baku global seperti CPO dan migas diperkirakan masih tinggi tahun depan," tandasnya
(msd)
Lihat Juga :