Dinilai Permalukan Pelatih Biliar Depan Umum, Sikap Edy Rahmayadi Dikecam
Selasa, 28 Desember 2021 - 19:39 WIB
loading...
Ketua GMNI Sumut, Daniel Sigalingging. Foto: Istimewa
A
A
A
MEDAN - Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Sumatera Utara merasa geram dan mengecam tingkah Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi .
Edy Rahmayadi ditengarai telah melakukan tindakan dugaan mempermalukan Pelatih Billiar Sumut, Khoirudin Aritonang alias Choki di depan umum pada acara Pemberian Tali Asih kepada Atlet PON di Aula Tengku Rizal Nurdin. (27/12)
Baca juga: Tak Tepuk Tangan saat Edy Rahmayadi Pidato di Depan Kontingen PON, Pelatih Biliar Ini Dijewer
"Ini Gubernur Sumut sepertinya perlu ke psikiater, masa karena orang tidak tepuk tangan ketika dia bicara, sampai dipanggil ke depan, dijewer, dianggap remeh, bahkan sampai diusir. Ini bukan masalah over gila hormat lagi, tetapi ada gangguan pada psikologis Beliau,” kata Ketua GMNI Sumut, Daniel Sigalingging.
Bahkan kata dia, sang gubernur juga mempertanyakan maksud kalimat "tidak usah dipakai lagi, kau langsung keluar" yang dilontarkan Gubernur Sumut Edy.
Baca juga: Transmisi Lokal Omicron Pertama dari Medan, Warga Sumut Harus Disiplin Prokes
"Apakah dalam statement tersebut Pelatih Billiar dikeluarkan dari Tim Kepelatihan Olahraga Biliar Sumatera Utara? Kalau benar dikeluarkan, Edy telah memutus sumber rezeky dan mata pencaharian pelatih tersebut hanya karena tidak tepuk tangan padanya,” ketusnya.
Edy Rahmayadi ditengarai telah melakukan tindakan dugaan mempermalukan Pelatih Billiar Sumut, Khoirudin Aritonang alias Choki di depan umum pada acara Pemberian Tali Asih kepada Atlet PON di Aula Tengku Rizal Nurdin. (27/12)
Baca juga: Tak Tepuk Tangan saat Edy Rahmayadi Pidato di Depan Kontingen PON, Pelatih Biliar Ini Dijewer
"Ini Gubernur Sumut sepertinya perlu ke psikiater, masa karena orang tidak tepuk tangan ketika dia bicara, sampai dipanggil ke depan, dijewer, dianggap remeh, bahkan sampai diusir. Ini bukan masalah over gila hormat lagi, tetapi ada gangguan pada psikologis Beliau,” kata Ketua GMNI Sumut, Daniel Sigalingging.
Bahkan kata dia, sang gubernur juga mempertanyakan maksud kalimat "tidak usah dipakai lagi, kau langsung keluar" yang dilontarkan Gubernur Sumut Edy.
Baca juga: Transmisi Lokal Omicron Pertama dari Medan, Warga Sumut Harus Disiplin Prokes
"Apakah dalam statement tersebut Pelatih Billiar dikeluarkan dari Tim Kepelatihan Olahraga Biliar Sumatera Utara? Kalau benar dikeluarkan, Edy telah memutus sumber rezeky dan mata pencaharian pelatih tersebut hanya karena tidak tepuk tangan padanya,” ketusnya.
Lihat Juga :