Hanya Lulus SD, Pria di Mojokerto Mampu Ciptakan Mesin Pembelah Rotan
Selasa, 28 Desember 2021 - 11:00 WIB
loading...
A
A
A
Alat ini, katanya, bisa membelah rotan lebih banyak. Dalam sehari, bisa membelah rotan hingga dua kuintal. Berkat keuletan dan ketelatenanya, Supangat saat ini bisa mendirikan usaha atau UMKM pembelah rotan yang bermitra dengan pabrik mebel. Saat ini jumlah karyawan mencapai 14 orang.
Baca juga: anda Muda di Pasuruan Disinyalir Meningkat, Angka Perceraian Tercatat 3.050 Kasus
Supangat mengakui, keahlian membuat alat pembelah rotan dilakukan sejak usia muda. Dia juga memiliki berbagai keahlian seperti elektronik hingga bengkel peralatan berat maupun sepeda motor.
Dia sempat mendirikan bengkel motor. Namun pada 2018 lalu ada tawaran untuk menjadi mitra pabrik mebel di Gresik, menjadi mitra dengan mamasok kulit rotan untuk dibuat mebel.
Salah satu karyawan, Luluk Mardiana, sudah satu tahun bekerja di tempat usaha milik Supangat. Penghasilannya mencapai Rp300 hingga Rp500 ribu per bulan. "Penghasilan ini sangat membantu untuk mencukupi kebutuhan keluarga," kata Luluk.
Baca juga: anda Muda di Pasuruan Disinyalir Meningkat, Angka Perceraian Tercatat 3.050 Kasus
Supangat mengakui, keahlian membuat alat pembelah rotan dilakukan sejak usia muda. Dia juga memiliki berbagai keahlian seperti elektronik hingga bengkel peralatan berat maupun sepeda motor.
Dia sempat mendirikan bengkel motor. Namun pada 2018 lalu ada tawaran untuk menjadi mitra pabrik mebel di Gresik, menjadi mitra dengan mamasok kulit rotan untuk dibuat mebel.
Salah satu karyawan, Luluk Mardiana, sudah satu tahun bekerja di tempat usaha milik Supangat. Penghasilannya mencapai Rp300 hingga Rp500 ribu per bulan. "Penghasilan ini sangat membantu untuk mencukupi kebutuhan keluarga," kata Luluk.
(msd)
Lihat Juga :