Sosok dan Fakta Kopda DA, Prajurit TNI yang Bantu Kolonel Priyanto Buang Mayat Handi dan Salsabila
Senin, 27 Desember 2021 - 09:13 WIB
loading...
A
A
A
Kemudian pada pukul 21.00 WIB Kopda Andreas Dwi Atmoko bersama Kolonel Priyanto dan Koptu A Sholeh berangkat menuju Jakarta dengan menggunakan Mobil Izusu Phanter Hitam B 300 Q milik Kolonel Inf Priyanto sehingga terjadinya kejadian tersebut.
2. Ikut Membuang Mayat Handi dan Salsabila
Usai kejadian laka lantas di Nagreg, Jawa Barat dalam perjalanan dari Nagreg menuju Jogja Kopda DA menyampaikan saran kepada Kolonel Inf Priyanto agar kedua korban dibawa ke Puskesmas atau Rumah Sakit terdekat akan tetapi Kolonel Inf Priyanto menolak dan mengambil alih kemudi mobil. Selanjutnya melanjutkan perjalanan menuju Jogjakarta dan sesampainya di SXungai Serayu daerah Cilacap sekitar pukul 21.00 WIB Kolonel Inf Priyanto memerintahkan untuk membuang kedua Korban ke dalam Sungai Serayu dari atas jembatan.
Dalam proses kedua membuang korban Koptu A Sholeh berada di mobil sedangkan Kopda DA bersama Kolonel Inf Priyanto turun dari mobil kemudian Koptu A Sholeh mendorong mayat Laki- laki dari dalam mobil. Lalu Kopda DA dengan Kolonel Inf Priyanto menarik/menyeret mayat tersebut dari dalam mobil lalu membuangnya ke Sungai Serayu dari atas jembatan. Hal yang sama dengan mayat perempuan.
3. Dijemput Wadandenpom dan 6 Anggota Polisi Militer
2. Ikut Membuang Mayat Handi dan Salsabila
Usai kejadian laka lantas di Nagreg, Jawa Barat dalam perjalanan dari Nagreg menuju Jogja Kopda DA menyampaikan saran kepada Kolonel Inf Priyanto agar kedua korban dibawa ke Puskesmas atau Rumah Sakit terdekat akan tetapi Kolonel Inf Priyanto menolak dan mengambil alih kemudi mobil. Selanjutnya melanjutkan perjalanan menuju Jogjakarta dan sesampainya di SXungai Serayu daerah Cilacap sekitar pukul 21.00 WIB Kolonel Inf Priyanto memerintahkan untuk membuang kedua Korban ke dalam Sungai Serayu dari atas jembatan.
Dalam proses kedua membuang korban Koptu A Sholeh berada di mobil sedangkan Kopda DA bersama Kolonel Inf Priyanto turun dari mobil kemudian Koptu A Sholeh mendorong mayat Laki- laki dari dalam mobil. Lalu Kopda DA dengan Kolonel Inf Priyanto menarik/menyeret mayat tersebut dari dalam mobil lalu membuangnya ke Sungai Serayu dari atas jembatan. Hal yang sama dengan mayat perempuan.
3. Dijemput Wadandenpom dan 6 Anggota Polisi Militer
Lihat Juga :