Dua Kali Meledak, Polisi Selidiki Standar K3 Pabrik Baja di Mojokerto
Selasa, 09 Juni 2020 - 17:44 WIB
loading...
Sejumlah pekerja mendapat perawatan medis di RSI Sakinah. Mereka terluka akibat tungku peleburan pabrik baja PT Jaya Mestika Indonesia meledak. Foto/SINDOnews/Tritus Julan
A
A
A
MOJOKERTO - Ledakan dasyat terjadi di PT Jaya Mestika Indonesia, di Desa Tumapel, Kecamatan Dlanggu, Kabupaten Mojokerto, Selasa (8/6/2020) dini hari.
Sebanyak 9 pekerja terluka dan harus dilarikan ke rumah sakit akibat insiden ini. (Baca juga: Penyebab Ledakan Pabrik Baja di Mojokerto Masih Misterius )
Tungku peleburan pabrik baja PT Jaya Mestika Indonesia itu, tak hanya kali ini saja meledak. Ini merupakan kali kedua tungku peleburan berkapasitas sekitar 10 ton tersebut meledak. Pasca pabrik tersebut berdiri dan beroperasi di Bumi Majapahit.
Berdasarkan data yang dihimpun, tungku peleburan pabrik baja tersebut kali pertama meledak, lima tahun silam. Tepatnya pada 10 Juli 2015, sekira pukul 12.45 WIB. Ledakan dasyat disiang bolong itu, terdengar hingga radius 1 kilometer.
Akibat ledakan tersebut, sebanyak 11 orang pekerja mengalami luka-luka. Sebab, saat peristiwa terjadi, pabrik dalam kondisi beroperasi. Para pekerja ini mayoritas mengalami luka bakar lantaran terkena cipratan leburan besi dan debu panas.
Dari hasil penyelidikan polisi kala itu, ledakan tungku peleburan pabrik baja tersebut diduga, dipicu kelalian pekerja. Diduga ada beberapa kaleng cat semprot dan kaleng lain berisi gas yang lolos dari pengecekan sortir sebelum dimasukan ke dalam tungku peleburan dengan suhu 1.000 derajat celcius.
Indikasi lain yang mencuat, ledakan tungku tersebut diperkirakan akibat adanya kerusakan pada tungku peleburan baja. Polres Mojokerto dalam kasus ini, juga sempat mendatangkan Tim Laboratorium Polda Jawa Timur ke lokasi untuk mencari penyebab ledakan tersebut.
Sebanyak 9 pekerja terluka dan harus dilarikan ke rumah sakit akibat insiden ini. (Baca juga: Penyebab Ledakan Pabrik Baja di Mojokerto Masih Misterius )
Tungku peleburan pabrik baja PT Jaya Mestika Indonesia itu, tak hanya kali ini saja meledak. Ini merupakan kali kedua tungku peleburan berkapasitas sekitar 10 ton tersebut meledak. Pasca pabrik tersebut berdiri dan beroperasi di Bumi Majapahit.
Berdasarkan data yang dihimpun, tungku peleburan pabrik baja tersebut kali pertama meledak, lima tahun silam. Tepatnya pada 10 Juli 2015, sekira pukul 12.45 WIB. Ledakan dasyat disiang bolong itu, terdengar hingga radius 1 kilometer.
Akibat ledakan tersebut, sebanyak 11 orang pekerja mengalami luka-luka. Sebab, saat peristiwa terjadi, pabrik dalam kondisi beroperasi. Para pekerja ini mayoritas mengalami luka bakar lantaran terkena cipratan leburan besi dan debu panas.
Dari hasil penyelidikan polisi kala itu, ledakan tungku peleburan pabrik baja tersebut diduga, dipicu kelalian pekerja. Diduga ada beberapa kaleng cat semprot dan kaleng lain berisi gas yang lolos dari pengecekan sortir sebelum dimasukan ke dalam tungku peleburan dengan suhu 1.000 derajat celcius.
Indikasi lain yang mencuat, ledakan tungku tersebut diperkirakan akibat adanya kerusakan pada tungku peleburan baja. Polres Mojokerto dalam kasus ini, juga sempat mendatangkan Tim Laboratorium Polda Jawa Timur ke lokasi untuk mencari penyebab ledakan tersebut.
Lihat Juga :