Petani Kakao Unjuk Keberhasilan Pengendalian PBK Ramah Lingkungan

Minggu, 26 Desember 2021 - 08:27 WIB
loading...
A A A
Ia menyebutkan bahwa demplot peningkatan produksi dan pengendalian hama PBK sudah sangat berhasil. "Ini adalah hasil inovasi yang sangat baik dan perlu disebarluaskan dan semoga bisa ditindaklanjuti di lokasi lain di Luwu Utara," harapnya.

Pada kesempatan itu, Alauddin juga berkesempatan memetik buah kakao hasil demplot. Meski beberapa buah terlihat terserang hama PBK, tapi bijinya tetap baik dan tidak lengket, sehingga layak dipetik. “Ini semua tidak terlepas dari perlakuan yang diberikan,” jelas Alauddin.

Sementara Manajer Cocoa Rainforest Alliance, Hasrun Hafid, mengatakan bahwa sebelumnya kakao Luwu Utara mengalami dampak penurunan produksi. Akibatnya, kata dia, banyak petani mau menebang pohon kakaonya karena unsur hara tanah sudah semakin kecil serta hama penyakit yang sulit ditangani petani.

“Hasil uji tanah di kebun demplot ini memperlihatkan C/N rasio hanya 12,5%, sementara idealnya adalah 15%. Sementara carbon organik dan pH-nya rendah. Olehnya itu, melalui demplot ini, kita telah melakukan intervensi perbaikan kesehatan tanah dan pemenuhan nutrisi tanaman serta mendemonstrasikan praktek perkebunan kakao yang baik,” jelas Hasrun.

Baca Juga: Ini Dilakukan Pemkab Lutra untuk Wujudkan Kabupaten Layak Anak

Pada kesempatan itu, pemilik kebun hasil demplot, Lamang (54), mengaku bahagia dan sangat bersyukur kebunnya dijadikan lokasi percontohan dan pendampingan Program Tranformasi Kakao Peningkatan Nilai Tambah.

“Saya bersyukur kebun ini sudah bagus kembali. Sebelumnya sedikit sekali buah yang dipanen karena banyak busuk buah dan buah keras serta serangan hama tikus,” ungkap Lamang.

Namun, ungkap dia, setelah mendapat pendampingan, kondisi kebun kakao mulai berubah. “Setelah beberapa kali menerapkan teknologi Agrodykye, sekarang banyak bunga yang bermunculan dan sisa buah yang terserang PBK masih bisa saya panen dan tidak keras lagi alias mudah dipisahkan biji kakaonya,” ucap Lamang menceritakan kondisi kakao-nya kini.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
APKASI Otonomi Expo...
APKASI Otonomi Expo Segera Digelar, Ini yang Bakal Dipromosikan Luwu Utara
Hadiri Ngaben Massal,...
Hadiri Ngaben Massal, Bupati Lutra Tegaskan Dukung Kegiatan Keagamaan
5 Anak di Lutra Dinobatkan...
5 Anak di Lutra Dinobatkan Sebagai Duta Anak, Ini Pesan Bupati
Rekomendasi
Lokasi PFII Belum Final,...
Lokasi PFII Belum Final, Purbaya: Nanti yang Nentuin Menteri Keuangan
Perjalanan Rapat Istana...
Perjalanan Rapat Istana Sempat Tertunda, Mentan Amran Turun Tangan Selamatkan Korban Kecelakaan
Sebut Ada 3 Kancil Politik...
Sebut Ada 3 Kancil Politik Indonesia, Prabowo: Kalau Berkumpul, Bahaya
Berita Terkini
Dinkes Apresiasi Operasi...
Dinkes Apresiasi Operasi Bibir Sumbing Gratis MNC Peduli dan RS Azra Bogor
MNC Peduli dan Yayasan...
MNC Peduli dan Yayasan Jalinan Kasih Sudah Operasi Lebih dari 5.000 Pasien Bibir Sumbing Sejak 2004
Gelar Operasi Sumbing...
Gelar Operasi Sumbing Gratis, MNC Peduli dan Smiletrain Indonesia Gandeng RS Azra Bogor
Energy Executive Award...
Energy Executive Award 2026 Tegaskan Pentingnya Kepemimpinan Wujudkan Ketahanan Energi
Pembangunan Jalan Tol...
Pembangunan Jalan Tol Akses Pelabuhan Patimban Capai 68%
Pemberdayaan Masyarakat...
Pemberdayaan Masyarakat Unusa, Tingkatkan Kesadaran tentang Penyakit Kulit
Infografis
Memanas, AS dan Rusia...
Memanas, AS dan Rusia Saling Unjuk Pesawat Pengebom Nuklir
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved