Dyah Pitaloka Citraresmi dan Tudingan Penyebab Perang Bubat Melawan Majapahit

Minggu, 26 Desember 2021 - 06:45 WIB
loading...
A A A
Carita Parahyangan juga menyatakan itu merupakan kutukan bagi Prabu Wangi. Pendapat tersebut berdasarkan pernyataan Carita Parahyangan di naskahnya. "Manak deui Prebu Maharaja, lawasniya ratu tujuh tahun, kena kawaba ku kalawisaya, kabancana ku seuweu dimanten, ngaran Tohaaan. Mundut agung dipipanumbasna. Urang reya sangkan nu angkat ka Jawa, mumul nu lakian di Sunda. Pan prangrang di Majapahit.

Baca juga: Untung Suropati dan Perlawanan Terhadap VOC: Tewasnya Kapten Tack

Terlihat jelas Carita Parahyangan merupakan naskah asli Sunda menyalahkan Dyah Pitaloka Citraresmi sendiri ketimbang Mahapatih Amangkubhumi Gajah Mada. Dikarenakan pilihan Dyah Pitaloka Citraresmi hanya mau menikah dengan orang Jawa itulah yang menjadi pemicu awal timbulnya Perang Bubat. Selain itu, timbulnya Perang Bubat karena kutukan yang harus diterima oleh Prabu Wangi.

Pemicu timbulnya perihal Perang Bubat sebagaimana dikisahkan dalam Carita Parahyangan tersebut berbeda dengan Kidung Sunda, Kidung Sundayana, dan Serat Pararaton. Dimana ketiga naskah tersebut yang dibuat di Jawa, justru mengkambinghitamkan Mahapatih Gajah Mada.

Dari perbedaan tokoh yakni Dyah Pitaloka Citraresmi atau Mahapatih Amangkubhumi Gajah Mada yang merupakan pemicu timbulnya Perang Bubat tersebut memunculkan suatu interpretasi bahwa politik devide at impera, dari kaum kolonial sangat cerdik dan brilian.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dukung Perubahan Nama...
Dukung Perubahan Nama Provinsi Jawa Barat, PAN: Aspirasi Masyarakat Harus Dihormati
Dinilai Tak Sesuai Budaya...
Dinilai Tak Sesuai Budaya Sunda, MUI Sesalkan Lagu 'Lalaki Langit' karya Bupati Purwakarta
Di Balik Kesaktian Pangeran...
Di Balik Kesaktian Pangeran Diponegoro, Ada Keris Pusaka Bernama Kiai Bondoyudo
Kedipan Mata Komandan...
Kedipan Mata Komandan Brimob Bikin Tawanan Tewas Ditembak dari Jarak 5 Meter
Kisah Cinta Sutan Sjahrir...
Kisah Cinta Sutan Sjahrir dan Maria Mieske, Dipisahkan Penjara hingga Politik Kolonial Belanda
Enam Tahun Penerjemahan,...
Enam Tahun Penerjemahan, Alkitab Bahasa Sunda Kini Hadir dalam Format Cetak dan Digital
Agen Mossad Pernah Temui...
Agen Mossad Pernah Temui Mahmoud Ahmadinejad di Budapest, Ada Apa Gerangan?
Apa Itu Gunung Pickaxe?...
Apa Itu Gunung Pickaxe? Lokasi Penyimpanan Senjata Nuklir Iran yang Akan Dihancurkan Trump
Perang AS dan Iran Ternyata...
Perang AS dan Iran Ternyata Tak Menguntungkan Pihak yang Bertikai, Ini 4 Alasannya
Rekomendasi
Universitas di AS Membatasi...
Universitas di AS Membatasi Mahasiswa Baru Menggunakan AI
Diejek Habis-habisan,...
Diejek Habis-habisan, Trump akan Ganti Biaya Kargo Selat Hormuz 20% dengan Kesepakatan Investasi untuk Negara-negara Teluk
Telkomsat Gandeng UNIVITY...
Telkomsat Gandeng UNIVITY Perkuat Pemantauan Keamanan Nasional
Berita Terkini
60,5% Wilayah Indonesia...
60,5% Wilayah Indonesia Telah Memasuki Musim Kemarau
UMB Bangun Sistem Pengelolaan...
UMB Bangun Sistem Pengelolaan Sampah Terpadu di Pondok Kelor Tangerang
Gunung Dukono Erupsi,...
Gunung Dukono Erupsi, Luncurkan Abu Vulkanik Setinggi 2.300 Meter
Sidang Praperadilan,...
Sidang Praperadilan, Ahli Pidana Soroti Bukti Permulaan Penetapan Tersangka Roy Suryo
Penampakan Tiang dan...
Penampakan Tiang dan Tangga JPO Tendean Dipotong Petugas Gabungan
Aplikasi SIAP DAN, Inovasi...
Aplikasi SIAP DAN, Inovasi Pemkab Bandung dalam Perkuat Pengawasan Berbasis Digital
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved