Setahun Berlalu, Tebing Longsor di Atas Curug Pelangi Tak Juga Diperbaiki
Minggu, 26 Desember 2021 - 00:19 WIB
loading...
Longsor yang terjadi di bahu Jalan Kolonel Masturi, Desa Kertawangi, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB), tepat di atas Curug Pelangi hingga kini belum juga diperbaiki. (Ist)
A
A
A
BANDUNG BARAT - Longsor yang terjadi di bahu Jalan Kolonel Masturi, Desa Kertawangi, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB), tepat di atas Curug Pelangi hingga kini belum juga diperbaiki.
Padaha l lokasi longsor setinggi kurang lebih 50 meter dengan lebar 15 meter itu sudah terjadi setahun lalu atau tepatnya pada Sabtu (26/12/2020). Namun hingga detik ini belum ada tanda-tanda lokasi itu akan diperbaiki.
Pantauan MNC Portal Indonesia di kawasan tersebut hingga kini masih dijaga oleh relawan yang mengatur kendaraan. Ini dikarenakan jalan di kawasan itu yang bisa dipergunalan hanya sati lajur. Sehingga kendaraan harus bergantian untuk melintas.
Namun kondisi itu sangat membahayakan terutama ketika hujan deras turun. Selain khawatir terjadi longsor susulan, antrean kendaraan di lokasi juga kerap manjang. Terutama di saat akhir pekan atau libur panjang karena banyaknya kendaraan wisatawan yang menuju Lembang.
"Jalan di lokasi longsor itu membahayakan, tapi sampai sekarang belum ada tanda-tanda akan diperbaiki," kata pengguna jalan yang setiap hari melintas di jalan tersebut, Resa (33), Sabtu (25/12/2021).
Padaha l lokasi longsor setinggi kurang lebih 50 meter dengan lebar 15 meter itu sudah terjadi setahun lalu atau tepatnya pada Sabtu (26/12/2020). Namun hingga detik ini belum ada tanda-tanda lokasi itu akan diperbaiki.
Pantauan MNC Portal Indonesia di kawasan tersebut hingga kini masih dijaga oleh relawan yang mengatur kendaraan. Ini dikarenakan jalan di kawasan itu yang bisa dipergunalan hanya sati lajur. Sehingga kendaraan harus bergantian untuk melintas.
Namun kondisi itu sangat membahayakan terutama ketika hujan deras turun. Selain khawatir terjadi longsor susulan, antrean kendaraan di lokasi juga kerap manjang. Terutama di saat akhir pekan atau libur panjang karena banyaknya kendaraan wisatawan yang menuju Lembang.
"Jalan di lokasi longsor itu membahayakan, tapi sampai sekarang belum ada tanda-tanda akan diperbaiki," kata pengguna jalan yang setiap hari melintas di jalan tersebut, Resa (33), Sabtu (25/12/2021).
Lihat Juga :