Bangkitkan Semangat Siswa, Kepsek di Wilayah Pulau Pangkep Terapkan TGT
Rabu, 22 Desember 2021 - 18:43 WIB
loading...
A
A
A
Guru kata dia juga cenderung enggan melaksanakan kegiatan permainan dalam proses pembelajaran karena menganggap hanya akan menyita banyak waktu, sehingga materi tidak akan terselesaikan.
Baca juga:Penumpang Bandara Sultan Hasanuddin Mulai Meningkat Jelang Natal
"Hasil pemantauan di kelas selama proses pembelajaran tampak kefasihan dalam membaca kurang lancar, pelafalan, dan intonasi dalam membaca belum tepat. Hal itu menunjukkan siswa kurang memiliki minat dalam membaca. Selain itu, siswa cenderung pasif dan cepat merasa bosan dalam pembelajaran. Sebagian besar siswa juga kesulitan dalam menjelaskan kembali isi bacaan yang telah mereka pelajari," ucapnya, Rabu (22/12).
Untuk itu, ia menerapkan metode belajar Teams Games Tournament (TGT). Dalam metode ini, guru dituntut lebih berinovasi dalam pembelajaran, baik di kelas maupun lingkungan lainnya dengan cara memilih dan menerapkan suatu model pembelajaran, yang dirasa tepat sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan siswa.
Penggunaan media pembelajaran seperti permainan juga disarankan agar dapat membantu proses belajar mengajar sehingga memiliki kebermaknaan yang lebih kepada siswa.
Baca juga:Penumpang Bandara Sultan Hasanuddin Mulai Meningkat Jelang Natal
"Hasil pemantauan di kelas selama proses pembelajaran tampak kefasihan dalam membaca kurang lancar, pelafalan, dan intonasi dalam membaca belum tepat. Hal itu menunjukkan siswa kurang memiliki minat dalam membaca. Selain itu, siswa cenderung pasif dan cepat merasa bosan dalam pembelajaran. Sebagian besar siswa juga kesulitan dalam menjelaskan kembali isi bacaan yang telah mereka pelajari," ucapnya, Rabu (22/12).
Untuk itu, ia menerapkan metode belajar Teams Games Tournament (TGT). Dalam metode ini, guru dituntut lebih berinovasi dalam pembelajaran, baik di kelas maupun lingkungan lainnya dengan cara memilih dan menerapkan suatu model pembelajaran, yang dirasa tepat sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan siswa.
Penggunaan media pembelajaran seperti permainan juga disarankan agar dapat membantu proses belajar mengajar sehingga memiliki kebermaknaan yang lebih kepada siswa.
Lihat Juga :