5 Pembunuhan Sadis yang Selama 2021, No 1 Kasusnya Masih Misterius Meski Diambil Alih Polda Jabar

Kamis, 23 Desember 2021 - 06:50 WIB
loading...
A A A
Cerita pembunuhan sadis lainnya datang dari Magelang, Jateng. Seorang pria berinisial IS (57) membunuh secara sadis empat orang korbannya, dengan cara mencampurkan potasium ke dalam minuman air putih.

IS yang berlagak sebagai dukun dan dapat menggandakan uang, ramai dikunjungi orang untuk dapat menggandakan uangnya. Tentunya, agar dapat menggandakan uang, korban harus menyetorkan uang terlebih dahulu.

Setelah korbannya menyetorkan uang, IS memberi korbannya masing-masing sebotol minuman yang sudah dicampur dengan potasium. Ada sejumlah persyaratan nyleneh yang wajib ditaati, yakni air minum itu harus diminum sebelum sampai rumah.

Terungkapnya kasus ini berawal saat dua pedagang sayur ditemukan tak bernyawa di mobilnya. Setelah diselidiki ditemukan botol minuman bercampur potasium. Setelah diselidiki, polisi berhasil menangkap IS, di hadapan polisi IS mengaku juga telah membunuh dua korban lainnya.

5 Pembunuhan Sadis yang Selama 2021, No 1 Kasusnya Masih Misterius Meski Diambil Alih Polda Jabar


5. Wanita Cantik Dibunuh Suaminya WNA Arab Pakai Air Keras

Cerita pilu menimpa Sarah. Wanita cantik berusia 21 tahun ini, tewas di tangan suaminya sendiri yang merupakan Warga Negara Asing (WNA) Arab Saudi, berinisial AL (29). Dari penyelidikan polisi, terungkap AL telah memesan air keras sebulan sebelum pembunuhan.

Hasil penyelidikan polisi, air keras tersebut dipesan tersangka secara online sejak satu bulan sebelum melakukan penganiayaan serta pembunuhan sadis. Dalam kasus pembunuhan tersebut, tersangka memiliki motif sakit hati terhadap korban.

Pembunuhan itu terjadi pada 20 November 2021, sekitar pukul 01.00 WIB di kediaman orang tua korban di Kampung Munjul RT 2 RW 7, Desa Sukamaju, Kecamatan Cianjur, Kabupaten Cianjur.

Tersangka menyiramkan air keras kepada korban, yang mengakibatkan luka di sekujur tubuh korban dengan 80 persen luka bakar. Selain itu, tersangka juga melakukan penganiayaan dengan cara memukul berkali-kali, dan mengikat korban serta menutup mulut dengan lakban.

Berdasarkan hasil penyelidikan tersebut, tersangka diancam Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana, berdasarkan adanya bukti pemesanan air keras secara online sejak satu bulan. Subsider Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan, dan Pasal 354 ayat 2 tentang penganiayaan berat, dengan ancaman hukuman pidana mati atau seumur hidup atau hukuman penjara 20 tahun.
(eyt)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hasil Autopsi Ungkap...
Hasil Autopsi Ungkap Balita di Bekasi Tewas dengan 32 Tusukan
Sadis! Perempuan Dibunuh...
Sadis! Perempuan Dibunuh dan Dibakar Mantan Pacar, Jasadnya Dibuang ke Sungai Enim
Kasus Pembunuhan Balita...
Kasus Pembunuhan Balita di Bekasi, Polisi Tetapkan Paman Jadi Tersangka
Tragis, Balita 2 Tahun...
Tragis, Balita 2 Tahun Tewas dengan Luka Tusukan di Bekasi
Warga Negara Korsel...
Warga Negara Korsel Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Bekasi, Diduga Dibunuh
Identitas Pengeroyok...
Identitas Pengeroyok yang Lempar Korban dari Lantai 2 Jakbar Dikantongi Polisi
4 Fakta Pembunuhan WNI...
4 Fakta Pembunuhan WNI di Hokkaido, Tersangka Sudah Berniat Habisi Korban
Geger, WNI Bunuh WNI...
Geger, WNI Bunuh WNI di Hokkaido Jepang, Satu Anggota Polisi Ikut Terluka
Oditur Militer Minta...
Oditur Militer Minta Majelis Hakim Tolak Pledoi Terdakwa Kasus Pembunuhan Kacab Bank
Rekomendasi
Analis Israel: Netanyahu...
Analis Israel: Netanyahu Pembohong yang Dipermalukan Trump dalam Kesepakatan AS-Iran
Biaya Pernikahan Jennifer...
Biaya Pernikahan Jennifer Coppen dan Justin Hubner Tembus Rp6 Miliar
Libur Sekolah Tiba,...
Libur Sekolah Tiba, Ini 3 Aktivitas Seru yang Bisa Dicoba Bersama Keluarga Tanpa Harus Keluar Banyak Biaya
Berita Terkini
Eksekusi Hotel Sultan...
Eksekusi Hotel Sultan Ricuh, 69 Orang Diamankan Polisi
Pemerintah Bakal Data...
Pemerintah Bakal Data Barang-Karyawan Hotel Sultan, Wamensesneg: Tak Ada yang Dikorbankan
Yayasan Bangun Ekosistem...
Yayasan Bangun Ekosistem Bahari Resmi Tercatat di Kementerian Hukum
Eksekusi Hotel Sultan...
Eksekusi Hotel Sultan Ricuh, Simpatisan Lempari Polisi dan TNI dengan Batu
Eksekusi Hotel Sultan,...
Eksekusi Hotel Sultan, Wamensesneg: Kita Harus Tarik Aset yang Dikuasai Pihak Lain
Akses Masuk Kawasan...
Akses Masuk Kawasan GBK Dibatasi Jelang Eksekusi Hotel Sultan
Infografis
5 Pemain Top Sepak Bola...
5 Pemain Top Sepak Bola Dunia yang Masih Menggangur
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved