Prof Mochtar Kusumaatmadja Diusulkan Pahlawan Nasional dan Jadi Nama Jalan di Bandung

Rabu, 22 Desember 2021 - 15:17 WIB
loading...
Prof Mochtar Kusumaatmadja...
Prof Mochtar Kusumaatmadja diusulkan jadi pahlawan nasional dan nama jalan protokol di Kota Bandung, Jawa Barat. Foto/Kantor Staf Presiden
A A A
BANDUNG - Penghargaan khusus bakal diberikan kepada Prof Mochtar Kusumaatmadja dengan diusulkan jadi pahlawan nasional dan nama jalan protokol di Kota Bandung, Jawa Barat.

Guru Besar Universitas Padjadjaran (Unpad) yang meninggal di usia 92 tahun pada 6 Juni 2021 lalu itu dinilai layak untuk mendapat kehormatan sebagai pahlawan nasional dan nama jalan di Kota Bandung.

Opsi pertama yang dipilih adalah menjadi nama ruas jalan layang Pasteur-Surapati (Pasupati).

Baca juga: Ziarah ke TMP Cikutra, Kang Emil Perjuangkan Mochtar Kusumaatmadja Jadi Pahlawan Nasional

"Spirit Pak Mochtar itu adalah menjembatani. Pada saat orang berpikir laut itu memisahkan pulau, Pak Mochtar berpikir sebaliknya. Laut adalah jembatan pulau-pulau di Nusantara," kata Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil saat Seminar Nasional Pengusulan Pahlawan Nasional dari Jawa Barat Prof Mochtar Kusumaatmadja di Ballroom Hotel Savoy Homan, Bandung, Rabu (22/12/2021).

Selain itu, Ridwan Kamil yang akrab disapa Kang Emil mendukung mendukung penuh upaya Unpad, dan masyarakat Jabar dalam memperjuangkan Prof Mochtar Kusumaatmadja menjadi pahlawan nasional.

"Sudah ada 7.000 petisi daring dan 70 surat dukungan masuk ke kami. Ini menandakan bahwa gelar pahlawan bagi Prof Mochtar harus kita perjuangkan," paparnya.

Prof Mochtar Kusumaatmadja, lanjut Kang Emil, merupakan salah satu anak bangsa yang prestasi dan inspirasinya melewati batas wilayah negara.

Baca juga: Profil Mochtar Kusumaatmadja, Menteri di Era Soeharto yang Meninggal Dunia

Dia merupakan sosok yang melanjutkan konsep Wawasan Nusantara yang juga digelorakan oleh putra Jabar, yaitu Ir H Djuanda.

Dikutip dari laman unpad.ac.id, peran aktif Prof Mochtar Kusumaatmadja dalam menyampaikan konsep Wawasan Nusantara ke tingkat internasional. Hingga akhirnya diakui secara global serta menjadi teori dan dipraktikkan menjadi norma hukum internasional.



Oleh karena itu, Gubernur Jabar telah menginstruksikan untuk segera memproses mendiang Prof Mochtar Kusumaatmadja menjadi pahlawan nasional. Mengingat penganugerahan gelar pahlawan nasional diumumkan setiap setahun kali.

"Kita perjuangkan, mudah-mudahan Pemerintah Pusat melalui Presiden menganugerahi gelar pahlawan bagi Prof Mochtar Kusumaatmadja di 17 Agustus 2022," kata Emil.

Rektor Unpad Prof Rina Indiastuti menjelaskan, pihaknya rutin mengadakan seminar yang berkaitan dengan kiprah Prof Mochtar Kusumaatmadja sebagai negarawan, diplomat, dan akademisi untuk mendukung pengusulan gelar pahlawan nasional.

Dari setiap seminar, banyak referensi dan testimoni yang menguatkan bahwa Prof Mochtar Kusumaatmadja layak diusulkan sebagai pahlawan.

"Kami merasa gembira karena banyak testimoni yang muncul dari acara seminar di Unpad yang semakin membulatkan kesimpulan kami bahwa Prof Mochtar Kusumaatmadja sangat layak menjadi pahlawan nasional dari Jawa Barat," ujar Rina.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kisah Cinta Sutan Sjahrir...
Kisah Cinta Sutan Sjahrir dan Maria Mieske, Dipisahkan Penjara hingga Politik Kolonial Belanda
Rudy Susmanto Raih Penghargaan...
Rudy Susmanto Raih Penghargaan Bergengsi dalam Pengembangan Infrastruktur dan Konektivitas Daerah Terbaik
BRI Kokohkan Dominasi,...
BRI Kokohkan Dominasi, Raih Penghargaan Best Private Bank Skala Internasional
Raih Penghargaan MURI,...
Raih Penghargaan MURI, BPJPH Diapresiasi Berbagai Pihak
Sultra Tembus Peringkat...
Sultra Tembus Peringkat Terbaik Nasional di Ajang Kemendagri
Kantor Vaksindo di Bogor...
Kantor Vaksindo di Bogor Bertema Futuristik Antar Karya Desainer Indonesia Raih Penghargaan Internasional
Universitas Padjadjaran...
Universitas Padjadjaran Masuk Peringkat 496 Dunia dalam QS WUR 2027
Dua Kali Berturut PINTU...
Dua Kali Berturut PINTU Raih Penghargaan Kepatuhan Hukum
NHM Raih PROPER Biru...
NHM Raih PROPER Biru KLHK, Tegaskan Komitmen terhadap Pengelolaan Lingkungan yang Taat dan Berkelanjutan
Rekomendasi
Road to Kilau Raya Hadir...
Road to Kilau Raya Hadir di Kota Mojokerto, Siapkan Pesta Rakyat Penuh Kemeriahan
AI Impact Challenge,...
AI Impact Challenge, Microsoft, Komdigi, dan Dicoding Tampilkan Karya AI Terbaik Lulusan METC
Perang Berdarah SUV...
Perang Berdarah SUV Listrik: Leapmotor B10 Masuk di Bawah Rp 500 Juta, Siapa Terjungkal?
Berita Terkini
Jelang Hari Bhayangkara,...
Jelang Hari Bhayangkara, Kapolri Ziarah ke Makam Gus Dur
Sambut 5 Abad Jakarta,...
Sambut 5 Abad Jakarta, Pramono Anung Siapkan 500 Ondel-ondel Karya Desainer Top
Warga Rawa Buaya Bersyukur...
Warga Rawa Buaya Bersyukur Terima Bantuan Kursi Roda dari Dina Masyusin dan Dinsos
Kisah Cinta Sutan Sjahrir...
Kisah Cinta Sutan Sjahrir dan Maria Mieske, Dipisahkan Penjara hingga Politik Kolonial Belanda
Almamater Lima Soroti...
Almamater Lima Soroti Dugaan Penyusutan Lahan Taman Potret Tangerang
Dokter Tifa Pakai Kursi...
Dokter Tifa Pakai Kursi Roda hingga Dibopong usai Pemeriksaan Kesehatan di RS Polri
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved