Amankan Nataru 2022, Polda Jatim Dirikan 162 Pos Pengamanan
Selasa, 21 Desember 2021 - 06:50 WIB
loading...
POlda Jawa Timur mendirikan 162 pos pengamanan untuk Natal dan Tahun Baru.Foto/dok
A
A
A
SURABAYA - Polda Jawa Timur (Jatim) mendirikan 162 Pos Pengamanan (Pospam ), 50 Pos Pelayanan (Posyan) dan 7 pos area untuk pengamanan selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2022. Pos-pos tersebut akan disebar di daerah pantai utara (pantura), jalur tengah, tapal kuda dan di wilayah Madura.
Dirlantas Polda Jatim Latif Usman memprediksi, dalam Nataru nanti, akan ada pergerakan masyarakat masuk Jatim yang cukup tinggi. Hal ini akibat tidak ada penyekatan. Jumlah orang yang diperkirakan masuk ke Jatim sebanyak 1,8 juta orang.
Baca juga: Di Kamar Selebgram TE Layani Tamu, Ditemukan Kondom Berserakan
"Penduduk Jatim sendiri, ada 40 juta. Ditambah dengan 1,8 juta orang yang beraktifitas dijalan. Ini yang akan kami kelola bagi warga yang melalui jalan tol, jalan arteri dan serta jalur alternatif,” katanya, Senin (20/12/2021).
Alumni Akpol 1995 ini menjelaskan, di pos pelayanan petugas akan melakukan pemeriksaan terhadap warga yang melintas di jalan-jalan tersebut.
“Nanti juga akan dilakukan random test. Misalnya rapid rest dan dilakukan pengecekan terhadap orang apakah sudah divaksin atau belum. "Jika ditemukan ada yang belum divaksin, maka saat itu juga dilakukan vaksin yang dilakukan di pos pelayanan," ujar Usman.
Dirlantas Polda Jatim Latif Usman memprediksi, dalam Nataru nanti, akan ada pergerakan masyarakat masuk Jatim yang cukup tinggi. Hal ini akibat tidak ada penyekatan. Jumlah orang yang diperkirakan masuk ke Jatim sebanyak 1,8 juta orang.
Baca juga: Di Kamar Selebgram TE Layani Tamu, Ditemukan Kondom Berserakan
"Penduduk Jatim sendiri, ada 40 juta. Ditambah dengan 1,8 juta orang yang beraktifitas dijalan. Ini yang akan kami kelola bagi warga yang melalui jalan tol, jalan arteri dan serta jalur alternatif,” katanya, Senin (20/12/2021).
Alumni Akpol 1995 ini menjelaskan, di pos pelayanan petugas akan melakukan pemeriksaan terhadap warga yang melintas di jalan-jalan tersebut.
“Nanti juga akan dilakukan random test. Misalnya rapid rest dan dilakukan pengecekan terhadap orang apakah sudah divaksin atau belum. "Jika ditemukan ada yang belum divaksin, maka saat itu juga dilakukan vaksin yang dilakukan di pos pelayanan," ujar Usman.
Lihat Juga :